Pemalang Diprediksi jadi Titik Komunikasi Terpadat Saat Mudik

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Senin, 19/06/2017 16:20 WIB
Pemalang Diprediksi jadi Titik Komunikasi Terpadat Saat Mudik Ilustrasi (Foto: Dok.Sony Mobile)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melakukan pengecekan intensif ke sejumlah titik jalur mudik untuk mengantisipasi kepadatan komunikasi saat mudik Lebaran 2017. Dari hasil penelusaran, pintu keluar tol di Brebes dan Pemalang diperkirakan jadi titik terpadat dalam puncak mudik nanti.

Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), serta operator seluler, telah melakukan serangkaian uji jaringan di sepanjang jalur mudik. Uji jaringan tersebut berlangsung tak hanya di Jawa, namun juga di jalur Sumatera.

Kelancaran telekomunikasi menjadi perhatian mereka karena keadaannya berbanding lurus dengan arus mudik. Bila arus mudik tersendat, beban jaringan telekomunikasi pun akan makin besar.

"Yang ketiban pulung kalau macet nanti adalah telekomunikasi," kata Menkominfo Rudiantara di Gedung Kemenkominfo, Senin (19/6).


Komisioner BRTI Muhammad Imam Nashiruddin menyebut pada arus mudik kali ini titik padat telekomunikasi tidak akan terpusat di pintu keluar tol Brebes lagi. Adalah Pemalang yang kini diwaspadai oleh BRTI jelang puncak mudik.

"Kenapa Pemalang, karena itu pertemuan arus dari Brebes Timur dan jalur fungsional," ujar Imam di kesempatan yang sama.

Menghadapi kemungkinan tersebut, pemerintah meminta operator seluler menyiapkan BTS bergerak di titik-titik rawan macet sepanjang arus mudik.

"Mobile BTS ada 300-an untuk seluruh Indonesia," imbuhnya.

Sebelumnya, BRTI bersama Kemenkominfo dan operator seluler, melakukan uji jaringan ke 10 kota Indonesia yakni Jakarta, Batam, Balikpapan, Lampung, Semarang, Bandung, Surabaya, Makassar, Padang, dan Medan. Sementara operator yang diuji jaringannya antara lain Telkomsel, Indosat Ooredoo, Hutchison Tri, XL Axiata, Smartfren, Smart Telecom, dan Smart Telekomunikasi Indonesia (N1).

Ada empat hal yang layanannya diuji dalam pengecekan ini yaitu layanan telepon, layanan SMS, layanan internet bergerak, dan kualitas cakupan mobilitas melalui kualitas sinyal seluler.

Di samping itu semua, pemerintah juga menggandeng perusahaan teknologi Kudo untuk menyediakan aplikasi Ayo Mudik. Aplikasi tersebut didedikasikan untuk memudahkan pemudik dalam memenuhi kebutuhannya selama di perjalanan.