Bekas penasihat Obama tersebut bernama Joel Benenson. Benenson adalah pria yang juga mengepalai kebijakan kampanye Hillary Clinton di pemilihan presiden Amerika Serikat kemarin.
Situs berita Politico menyebutkan Zuckerberg dan istrinya menunjuk Benenson untuk melakukan riset di Chan Zuckerberg Initiative (CGI), lembaga filantropi milik pasangan tersebut.
Lihat juga:Rahasia Sukses dan Bahagia Ala Zuckerberg |
CGI ini adalah yayasan yang mengusung misi kesetaraan manusia di muka Bumi dalam hal kesejahteraan, kesehatan dan teknologi. Yayasan ini beropersai dengan mengandalkan sumbangan Zuckerberg dan Chan yang besarnya mencapai 99 persen nilai saham mereka di Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, isu Zuckerberg yang mulai melirik dunia politik mulai menyeruak ketika ia memutuskan melakukan tur keliling AS. Tujuan tur nasional itu adalah untuk mengenal masyarakat AS lebih dekat.
"Beberapa dari kalian mungkin bertanya apakah tur ini berarti persiapan untuk pemilihan presiden. Jawabannya bukan," tulis Zuck di dinding statusnya.
Namun bantahannya itu seolah makin tenggelam seiring indikasi lain yang bermunculan.
Pria yang baru menyandang gelar sarjana dari Harvard University itu belum lama menunjuk David Plouffe, ketua tim kampanye Obama di pilpres AS 2008 silam. Sementara di awal tahun ini, Zuckerberg dan Chan memboyong Amy Dudley, bekas penasihat komunikasi mantan gubernur Virginia.
Tak ada yang tahu pasti niat sebenarnya dari Zuckerberg dalam penunjukkan Benenson. Akan tetapi nama Zuckerberg sendiri sudah mengemuka sebagai salah satu kandidat potensial capres AS pada 2030 nanti.