Dalam survei terbaru GfK dalam studi mengenai Crossmedia Link, ada dua alasan utama meningkatnya minat terhadap layanan transportasi daring.
Dalam 14 bulan terakhir atau hingga Juni lalu, pertumbuhannya juga meningkat hingga mencapai 48 persen.
Lihat juga:Gurita Bisnis E-Commerce Grup Konglomerat |
Harga murah dan kenyamanan yang ditawarkan menjadi dua faktor utama pendorong adopsi layanan transportasi daring. Sekitar 61 persen responden menyebutkan layanan transportasi daring dianggap sebanding dengan biaya yang dikeluarkan dan efisiensi menjadi faktor penting lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 58 persen lainnya mengaku mendapat kemudahan dan kenyamanan menggunakan transpotasi daring ketimbang konvensional, karena bisa memesan langsung melalui ponsel.
Sekitar 70 persen responden mengaku besaran diskon menjadi penentu utama mereka memilih aplikasi yang akan digunakan untuk perjalanan.
"Setiap harinya permintaan intensif untuk ponsel pintar di Indonesia menunjukkan kemungkinan meningkatnya jumlah konsumen yang memanfaatkan ponsel secara aktif untuk merangkul gaya hidup digital baru mereka," lanjutnya.
Studi ini juga melayak penggunaan konsumen terhadap tiga aplikasi utama yakni Gojek, Grab, dan Uber. Meski tercatat mengalami tren kenaikan yang konsistem, Gojek tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi disusul Grab dan Uber.
Pengguna Gojek dan Grab tercatat memiliki loyalitas pengguna yang kuat karena kerap memanfaatkan satu aplikasi saja, ketimbang beralih diantara ketiganya. (evn/mel)