Cuitan di Twitter Kini Bisa 280 Karakter

mel , CNN Indonesia | Rabu, 27/09/2017 14:47 WIB
Cuitan di Twitter Kini Bisa 280 Karakter Twitter akhirnya bolehkan pengguna mencuit lebih dari 140 karakter (dok. CNN Indonesia/Aqmal Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Twitter mengumumkan akan menggandakan batas 140 karakter menjadi 280 karakter per tweet. Namun, kebijakan ini masih dalam tahap uji coba.

Uji coba ini dilakukan karena menurut Twitter sebagian pengguna yang mengeluhkan terlalu sedikitnya karakter yang bisa dicuitkan lewat Twitter.


Sebelum diterapkan pada semua pengguna, Twitter akan melakukan percobaan ini kepada kelompok kecil untuk penggandaan karakter pada fiturnya ini. Pengujian akan ditunjukan kepada 328 juta pengguna aktif Twitter.

"Kami ingin setiap orang di seluruh dunia mudah mengekspresikan diri mereka di Twitter, jadi kami melakukan sesuatu yang baru, kami akan mencoba batas yang lebih panjang, 280 karakter," ujar Aliza Rosen, Manajer Produk Twitter, dalam tulisannya di blog Twitter. 

Dalam penelitian yang dilakukan Twitter, banyak orang yang mengalami kesulitan mengekspresikan pernyataan mereka hanya dengan 140 karakter. Sementara karakter terbatas ini tak menjadi masalah bagi pengguna bahasa Jepang, Korea, atau China.

Perbandingan karakter ketika kalimat yang sama dicuitkan dalam berbagai bahasa (dok. Twitter)


Sebab mereka karakter huruf mereka bisa memuat lebih banyak emosi dan pernyataan. Alhasil, hanya 0,4 persen cuitan dalam bahasa Jepang yang mencapai 140 karakter. Sementara , ada 9 pesen cuitan dalam bahasa Inggris yang mencapai 140 karakter penuh.

Dilansir dari Ars Technica, penambahan batasan karakter ini kemungkinan akan menambah keluasaan pengguna dengan bahasa Inggris atau bahasa lain untuk membuat cuitan lebih panjang dengan nyaman.

Selain penambahan karakter untuk cuitan, Twitter juga menghapus batasan karakter untuk fitur Pesan Langsung yang dikirim secara personal antara pengguna.

Menurut Rosen, meskipun berangsur-angsur meningkatkan jumlah karakter, Twitter masih menekankan sifat keringkasan.

Twitter saat ini tengah mengalami perlambatan pertumbuhan. Cara ini muingkin bisa menjadi salah satu strategi perusahaan untuk menarik lebih banyak pengguna baru.

Penemu Twitter, Jack Dorsey mengapresiasi langkah Twitter ini dalam cuitannya.