Grab Beri Asuransi Terjangkau Bagi Keluarga Pengemudi

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 27/09/2017 15:51 WIB
Grab Beri Asuransi Terjangkau Bagi Keluarga Pengemudi Grab Driver Center pertama di bilangan Gunung Sahari, Jakarta (dok. CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab Indonesia baru saja membuka Grab Driver Center (GDC) pertama mereka di bilangan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. GDC adalah lokasi mitra atau driver GrabCar untuk menyampaikan keluhan. Dengan adanya pusat pengaduan ini, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, berharap bisa memudahkan para pengemudi GrabCar.

"Di sini pelayanan kami tingkatkan lebih berkualitas yang diambil dari beberapa masukan para mitra," kata Ridzki, Rabu (27/9).

Selain membuka pusat layanan pengemudi ini, Ridzki juga menyebutkan kalau perusahaanya juga membuat empat inisiatif baru untuk pengemudi, misalnya pemberian jaminan kesehatan dan pendidikan. Jaminan kesehatan dan pendidikan ini tidak hanya untuk pengemudi, tapi juga bagi keluarga driver.


"Jadi kami udah berkembang, tadinya untuk mitra pengemudi, sekarang kepada keluarga mitra, kami berikan Kudo. Ya yang mana kalau untuk keluarga itu tidak jauh dari pendidikan dan kesehatan," ujarnya.

Untuk jaminan kesehatan, akan berupa asuransi bebas biaya dengan minimal lima orang keluarga. Namun, Grab baru akan memberikan benar-benar secara gratis kepada para driver dengan level tertinggi, atau top partner.

Nantinya, dari asuransi itu para driver akan memperoleh potongan harga yang mencakup manfaat rawat inap, rawat jalan, operasi, dan santunan kematian.

"Kepada yang lainnya (driver belum top partner) bisa kami kasih untuk membeli layanan ini dengan harga terjangkau," kata dia.


Sedangkan untuk jaminan pendidikan, akan berada di bawah Grab Pintar. Para keluarga mitra akan bantuan yang terdiri dari paket sekolah dasar, sampai sekolah menengah atas.

"Kami berikan layanan tunjangan untuk mitra pengemudi, dari alat penunjang pendidikan sampai program pendidikan tambahan untuk membantu keluarga berprestasi," kata dia.


Laporan Keuangan


Ia melanjutkan, selain kedua inisiatif tersebut, Grab juga telah membuat fitur yang diperuntukan bagi pengemudi untuk memudahkan melihat pendapatan saat menjadi driver.


Fitur tersebut sudah tersedia pada aplikasi yang dipegang driver. Bagi dia, isinya akan menampilkan komisi yang diterima, hingga pemotongan pajak sesuai regulasi yang ditetapkan pemerintah.



"Di sana jelas pemotongan pajak, komisi alasan pemotongan pajak sesuai dengan aturan pemerintah. Itu kami jelaskan, jadi semua transparan," ujar dia.


Selain di Gunung Saharai, ia menambahkan, bahwa pihaknya juga berencana membuka GDC di wilayah lain Jakarta. Sementara, untuk pengaduan GrabBike, mereka sudah membukanya di kawasan Bendungan Hilir.


"Untuk di mana dan kapannya lagi, tunggu selanjutnya," kata Ridzki.



(eks/eks)