Sebelumnya dilaporkan bahwa Qualcomm meminta otoritas China melarang Apple menjual iPhone di sana. Perusahaan penghasil cipset Snapdragon itu menuding Apple memakai paten mereka tanpa membayar royalti.
Cristiano Amon, Vice President Qualcomm Tehchnologies yang ditemui di ajang 4G/5G Summit, mengatakan pihaknya sangat menjunjung China sebagai pasar dan tempat berinvestasi. Hal ini jadi perkara karena untuk mengembangkan teknologi di sana, Qualcomm sudah menggelontorkan investasi yang begitu besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertikaian antara Qualcomm dan Apple sebenarnya bukan pertama kalinya. Sebelumnya, sudah ada beberapa kasus yang melibatkan kedua raksasa teknologi ini. Namun ini yang pertama kalinya terjadi di China.
Lihat juga:Qualcomm Sindir Teknologi iPhone |
Uniknya, pertikaian antara Qualcomm dan Apple ini tidak berarti keduanya tak punya hubungan saling menguntungkan. Sebab, Qualcomm tercatat sebagai penyuplai modem nirkabel untuk setiap iPhone yang diproduksi oleh Apple.