3 Hari Lagi Kominfo Janji GIF WhatsApp Bisa Kembali Diakses

Bintoro Agung, CNN Indonesia | Rabu, 08/11/2017 16:56 WIB
3 Hari Lagi Kominfo Janji GIF WhatsApp Bisa Kembali Diakses Konten GIF di WhatsApp yang saat ini hilang dipastikan akan kembali normal dalam dua hingga tiga hari kedepan. (dok. CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika menjanjikan Tenor, pihak ketiga yang menyuplai konten GIF di WhatsApp, bisa diakses kembali. Jika Tenor konsisten, dua hingga tiga hari lagi mereka sudah bisa dibuka.

Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan pemerintah masih memantau performa Tenor. Pertimbangan membuka kembali akses Tenor muncul karena masih banyak masyarakat yang menggunakannya.

"Jadi dua-tiga hari ini kalau mereka stabil, DNS-nya akan kita buka, Tenor juga akan kita buka karena mereka sangat kooperatif," ucap Semuel usai menggelar konferensi pers di Kemenkominfo, Rabu (8/11).

Kementerian yang dipimpin oleh Rudiantara itu sebelumnya telah memblokir enam DNS (domain name system) milik Tenor. Semuel pun menambahkan pihaknya menemukan tambahan tiga DNS Tenor lain yang memuat konten porno sehingga total ada sembilan DNS yang mereka blokir.

DNS Tenor yang kena blokir antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, media1.tenor.com, tenor.co, api.tenor.co, media.tenor.co.

Pada kesempatan yang sama, Semuel menegaskan akan melakukan hal yang serupa ke semua penyedia layanan internet atau OTT (over the top) di Indonesia. 

"Kita bukan negara kejam kok, monggo. Kita tuan rumah yang baik. Tapi ikutin dong, masa masuk rumah gue aja lepas sepatu, dia pakai boot-nya."

Sebelumnya WhatsApp jadi perhatian pemerintah lantaran ada sejumlah konten porno berformat GIF. Meski konten tersebut disediakan oleh pihak ketiga yakni Tenor, pemerintah turut meminta WhatsApp ikut bertanggung jawab.

Semuel berkata hingga tadi malam pihaknya terus berkomunikasi dengan WhatsApp. Menurutnya pihak WhatsApp berusaha menyelesaikan kekhawatiran pemerintah.

"Dengan demikian ketentuan yang ada memberikan tenggat waktu 2x24 jam sudah dipenuhi," imbuh Semuel dalam konferensi pers yang Kemenkominfo gelar.

Setelah masalah dengan WhatsApp selesai, pemerintah juga membuka komunikasi dengan penyedia layanan internet lainnya seperti Google dan Twitter. Sama seperti konten GIF di Tenor, Google juga memiliki fitur pencarian konten yang belum 'disaring'. Sementara di Twitter, dilaporkan ada sejumlah konten porno yang bebas berseliweran.


(evn)