TIPS OTOMOTIF

Hindari Parkir Mobil Kondisi Basah dalam Waktu Lama

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 02/12/2017 16:07 WIB
Saat mobil habis dipakai 'basah-basahan', ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pengguna memarkirkan mobil dalam waktu lama. Setelah mobil dipakai 'basah-basahan' ada baiknya mengeringkan rem dulu sebelum diparkir dalam waktu lama agar tak merusak pengereman (dok. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Saat mobil habis dipakai 'basah-basahan', ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pengguna memarkirkan mobil dalam waktu lama.

Sebab, menurut General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman, mobil yang diparkir dalam kondisi basah untuk jangka waktu lama akan merusak pengereman.

"Gini, rem basah kalau habis melalui banjir, atau nyuci, lalu dibiarkan basah dan diparkir lama itu berpotensi membuat discbrake bermasalah ke depan," kata Iwan kepada CNNIndonesia.com.


Pengaruhnya terutama pada rem tangan. Kampas dan discbrake akan saling mengunci saat rem tangan ditarik. Jika kampas dan discbrake yang masih basah ini didiamkan dalam waktu lama, akan membuat keduanya lengket.

"Untuk ngelepasinnya serem bunyinya sampai beletak," ungkapnya.

Jepitan kampas basah yang terlalu lama, juga dapat membuat karat pada discbrake. Jika dipadukan dengan kebiasaan menyetir mobil yang agresif dari pemilik, maka kedua komponen itu akan lebih cepat habis dari biasanya.

"Begitu ditambah metode ngerem agresif itu yang buat berpotensi ngabisin, jadi rentan aus dan gampang jebol ya," ucapnya.

Maka ia menyarankan, ada baiknya setelah pemilik kendaraan tidak langsung diparkir. Ada baiknya membawa kendaraan berkeliling terlebih dulu sebelum diparkir dalam waktu lama. Baik setelah melalui genangan banjir, setelah mobil dicuci, setelah hujan, atau hal lain.

"Jadi sebelum Anda parkirkan bawa keliling dulu, untuk memastikan saat parkir kering. Itu lebih sehat," kata Iwan.

Namun, menurut Iwan lain soal jika mobil memang sering digunakan. "Kalau pakai tiap hari rutin mungkin tidak masalah," tandasnya. (eks/eks)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK