Shopee Garap 30 Ribu Pengusaha Kecil di 13 Kota

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Selasa, 16/01/2018 18:17 WIB
Shopee Garap 30 Ribu Pengusaha Kecil di 13 Kota Shopee berambisi untuk menambah jaringan sekaligus memberikan pelatihan bisnis pada pengusaha lokal. (Foto: CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)
Jakarta, CNN Indonesia -- Shopee berambisi untuk menambah jaringan sekaligus memberikan pelatihan bisnis pada pengusaha lokal. Hingga saat ini, Shopee mengklaim telah menjangkau 30 ribu pengusaha lokal dalam program roadshow Kampus Shopee di 13 kota.

Marketing Manager Shopee Indonesia Monica Vionna memaparkan bahwa tahun ini perusahaan akan mendukung dan memberikan edukasi kepada pengusaha lokal dengan hadir di 30 kota di Tanah Air.

“Kami berkomitmen untuk melakukan Roadshow Kampus Shopee dengan skala yang lebih besar dan menjangkau lebih dari 30 kota di Indonesia tahun ini. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah Indonesia untuk berbagai informasi antar penjual,” terang di Metropole, Jakarta Pusat, Selasa (16/).

Selain lebih besar, Monica menjelaskan program pendidikan mereka akan menyediakan kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan para penjual. Lebih lanjut dia menjelaskan, ada beberapa tingkatan kelas bagi para penjual yang tergabung dalam komunitas, seperti Beginner Class dan Intermediate Class.

“Topik yang kami bahas dalam roadshow ada beragam seperti pengenalan aplikasi dan fitur Shopee, cara mengoperasikan bisnis online dengan baik, membuat data produk, operasional penjualan, keuangan dan lain sebagainya,” lanjut Monica.

Menurut data marketplace asal Singapura ini, acara serupa pada 2017 lalu telah mengalami peningkatan 15 kali lipat jika dibanding 2016. Meski mengaku belum mampu merambah seluruh wilayah di Indonesia, Shopee berharap kelas-kelas melalui live streaming dapat memberikan kesempatan yang sama pada seluruh pengusaha di Indonesia untuk memulai berjualan secara online.

Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menerangkan bahwa program yang dijalankan ecommerce ini telah mendapat dukungan pemerintah.

Kemenperin pun pada tahun ini mengajak lima marketplace termasuk Shopee untuk membina para pelaku industri lokal agar siap berbisnis online.

“Program kami pada 2018 ini bernama e-smart IKM. Kami bekerja sama dengan lima marketplace.Tujannya adalah mendorong pelaku IKM menjual produknya secara online karena itu adalah sebuah keniscayaan,” terang Gati.

Adapun, Gati menjelaskan bahwa pentingnya toko digital bagi industri lokal adalah agar pemerintah memiliki dasar mengambil kebijakan berdasarkan data. Gati mengungkap bahwa hanya sekitar 730 IKM menengah yang datanya berhasil dikumpulkan Badan Pusat Statistik, sementara sisanya belum terdata.

“Toko online ini akan memudahkan kami memetakan wajah industri lokal Indonesia. Kami berharap bisa membuat kebijakan yang sesuai berdasarkan data tersebut. Itu salah satu fokus kami juga di 2018,” tutupnya.

Sementara itu Produk Domestik Bruto (PDB) IKM 2017 menurut data BPS masih didominasi 80 persen oleh industri besar sementara 20 persen sisanya menjadi bagian industri kecil menengah di Tanah Air. Kemenperin menginginkan porsi IKM meningkat dengan e-Smart IKM. (age/age)