Whatsapp Kenalkan Aplikasi Khusus Bagi Pebisnis

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Jumat, 19/01/2018 13:18 WIB
Whatsapp Kenalkan Aplikasi Khusus Bagi Pebisnis Whatsapp meluncurkan aplikasi bagi pebisnis di beberapa negara termasuk Indonesia. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- WhatsApp resmi meluncurkan aplikasi bagi pebisnis dengan nama Whatsapp Business. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pebisnis unit kecil dan menengah (UMKM) agar dapat menjangkau pelanggan melalui WhatsApp yang secara global mencapai 1,3 miliar pengguna.

Dengan WhatsApp Business, pengusaha akan memiliki laman seperti halnya Facebook Page. WhatsApp sendiri sebelumnya telah mengumumkan kehadiran aplikasi ini. Perusahaan juga telah melakukan verifikasi dalam proyek ujicoba dengan akun-akun pebisnis sejak September 2017.

Akun yang sudah mendapatkan verifikasi akan ditandai dengan tanda ceklis hijau. WhatsApp melakukan verifikasi dengan memastikan nomor telepon akun yang terdaftar sesuai dengan nomor telepon bisnis.
WhatsApp mengatakan bahwa pengguna akan tahu kapan mereka berbicara dengan admin akun bisnis karena akun tersebut terdaftar sebagai "Akun Bisnis" atau "Akun yang Dikonfirmasi".


Akun bisnis yang terverifikasi kemudian dapat menggunakan serangkaian alat yang disediakan oleh aplikasi, seperti alat pesan cerdas yang menawarkan teknologi serupa seperti yang bisa ditemukan di Facebook Messenger.

Salah satu fitur yang disediakan aplikasi ini adalah "balasan kilat" yang memberikan jawaban cepat atas pertanyaan pelanggan yang sering diajukan. "Pesan sambutan" juga disediakan untuk mengenalkan pelanggan ke bisnis. Pelanggan juga akan mendapatkan "pesan jauh" ketika pemilik bisnis sedang sibuk.

Pebisnis juga dapat mengakses statistik pesan, seperti jumlah pesan yang dibaca, mereka dapat mengirim dan menerima pesan dari desktop melalui Web WhatsApp. Perusahaan kecil bisa menyertakan informasi seperti alamat email, deskripsi usaha, atau website di WhatsApp Business.

Dari sisi pelanggan, mereka tidak akan bisa dikirimi pesan oleh akun bisnis kecuali mereka bersedia dengan memberikan nomor WhatsApp. Pengguna biasa dapat menikmati promosi atau pemberitahuan dari perusahaan tanpa perlu menginstal aplikasi lain, berbeda dari perusahaan yang perlu menginstal WhatsApp Business.

Di masa depan, aplikasi ini akan digabungkan dengan solusi perusahaan dengan skala bisnis lebih besar dengan basis pelanggan global seperti perusahaan penerbangan, situs e-commerce, dan bank.

Sementara ini, WhatsApp belum mengumumkan solusi tersebut. Namun perusahaan sempat mengatakan akan mengenakan biaya untuk penggunaan alat-alat tersebut. Kemungkinan solusi itu akan dibangun di atas produk inti WhatsApp Business yang baru meluncur ini.

Perusahaan yang dibeli Facebook pada 2014 lalu itu juga mengindikasikan betapa pentingnya untuk memenuhi kebutuhan bisnis pada layanannya. Menurut data yang dikutip dari penelitian Morning Consult, lebih dari 80 persen usaha kecil di India dan Brasil menyatakan WhatsApp membantu mereka berkomunikasi dengan pelanggan dan mengembangkan bisnis mereka.
Sayangnya WhatsApp menolak mengatakan berapa banyak akun bisnis yang saat ini aktif di aplikasinya.

Hingga saat ini, aplikasi WhatsApp Business baru tersedia di Android dan bisa diunduh secara gratis di Indonesia, Amerika, Inggris, Italia dan Meksiko. Perusahaan tidak mengungkap kapan aplikasi akan hadir di pasar lain dan di platform iOS.

Namun TechCrunch mendapat konfirmasi bahwa perusahaan perpesanan kilat ini memang memprioritaskan Android karena risetnya menunjukkan WhatsApp digunakan secara signifikan untuk bisnis di platform mobile Google itu. Mereka berencana untuk mendukung platform lain di masa mendatang. (age/age)