Tips Otomotif

Kenali Kerusakan 'Mounting' Mesin dan Transmisi

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Sabtu, 17/02/2018 12:21 WIB
Kenali Kerusakan 'Mounting' Mesin dan Transmisi Kenali gejala kerusakan engine dan transmission mounting Daihatsu Xenia. (Dok. Daihatsu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Getaran mesin terasa sampai ke dalam kabin penumpang bukan berarti mesin mobil mengalami masalah. Besar kemungkinan getaran itu terjadi disebabkan adanya kerusakan pada engine dan transmission mounting.

Engine dan transmission mounting sendiri adalah salah satu komponen yang berfungsi sebagai dudukan mesin dan transmisi. Komponen itu berbahan karet dan lapisi besi.

Perlu diketahui, masing-masing mobil punya jumlah mounting yang berbeda, antara tiga hingga lima buah dan satu di antaranya diletakkan khusus untuk transmisi. Untuk Xenia atau Avanza, engine mounting-nya ada tiga, yaitu di kiri dan kanan mesin lalu satu buah untuk mounting transmisi.
Menurut Kepala bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino jika komponen itu rusak getaran mesin bakal lebih terasa hingga ke dalam kabin penumpang saat mesin dalam posisi idle up.


"Jika mesin transmisi otomatis getaran akan berlebih saat posisi D dan injak rem," kata Dolf kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (17/2).

Sementara untuk mesin transmisi manual, Dolf mengatakan sedikit berbeda yaitu ketika masuk gigi dan lepas pedal kopling, akan terasa getaran di dalam kabin.
Kalau sudah menimbulkan getaran begitu, Dolf menyarankan untuk mengganti seperangkat engine dan transmission mounting baru di tiap titik. Komponen-komponen tersebut sudah mengeras atau pecah di makan usia.

"Oooh iya untuk memeriksanya harus dilakukan pemeriksaan secara visual," jelas Dolf.

Umumnya walaupun hanya satu mounting yang rusak, pemilik kendaraan disarankan ganti semuanya agar memiliki kekuatan sama.

Harganya memang bervariasi, pemilik mobil cukup pilih sesuai isi kantong. Tetapi akan lebih baik menggunakan suku cadang asli karena komponen itu digunakan untuk jangka waktu lama. (mik)