Galaxy S9 Disebut Bakal Punya Desain Serupa S8

Kustin Ayuwuragil, CNN Indonesia | Minggu, 25/02/2018 20:38 WIB
Galaxy S9 Disebut Bakal Punya Desain Serupa S8 Sejumlah rumor beredar menjelang rilisnya Samsung Galaxy S9, salah satunya punya desain serupa dengan pendahulunya. (Dok. Samsung)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produsen gawai Korea Selatan Samsung akan mengungkap ponsel andalannya tahun ini yaitu Galaxy S9 pada Minggu (25/2) di Barcelona dalam ajang Mobile World Congress 2018. Beberapa rumor mengenai ponsel tersebut telah tersebar sebelumnya.

Mulai dari peluncuran dua ponsel sekaligus hari ini hingga desain yang tak jauh berbeda dari pendahulunya, rumor mengenai Galaxy S9 sudah menyebar luas di berbagai media.

Berikut detail rumor untuk ponsel yang dikabarkan akan mulai pre-order per 27 Februari di Indonesia tersebut:


Desain

Samsung Galaxy S9 disebut tak akan mengusung bodi yang jauh berbeda dari Galaxy S8. Melihat gambar bocor dari Evan Blass (@evleaks), perancang ponsel Samsung tidak membuat perubahan gaya drastis.



Galaxy S9 disebut masih akan membawa layar penuh, namun dengan bezel yang semakin tipis. Video iklan terbaru memperlihatkan bezel yang sedikit lebih ramping di atas dan di bawah layar.

Selain itu, Samsung juga dikatakan bakal memberikan sensor dan kamera yang lebih baik di atas layar.

Animoji seperti di iPhone

Awal tahun ini, Samsung mengumumkan bahwa chipset buatannya yakni Exynos telah memiliki kemampuan yang lebih kuat. Exynos telah mampu menangani kinerja kecerdasan buatan dan deteksi wajah dan pengenalannya.

Dengan kemampuan tersebut, Samsung memungkinkan perangkatnya untuk membuat pemindaian wajah yang bisa diaplikasikan untuk emoji seperti yang sebelumnya hadir di iPhone X.


Chipset terbaru tersebut kemungkinan akan digunakan di Galaxy S9. Tak hanya akan digunakan sebagai fitur keamanan, pemindai wajah Samsung di Galaxy S9 juga mungkin bisa digunakan untuk membuat animated emoji.

Fitur baru di kamera

Galaxy S9 disebut bakal membawa dua lensa utama di bagian punggung yang bisa diganti-ganti bukannya. Seperti W2018 tahun lalu, kamera ini akan memanfaatkan aperture F/1.5 untuk pengambilan gambar dengan cahaya rendah atau fotografi makro.

Namun dia juga bisa diubah bukaannya menjadi F/2.4 untuk memastikan lebih banyak objek berada dalam fokus. Bukaan tersebut dikatakan luar biasa rendah untuk sebuah smartphone.


Hasilnya, akan lebih banyak cahaya yang akan ditangkap sensor pencitraan sehingga gambar akan menjadi lebih detail dan sedikit noise.

Selain itu, kamera ini kabarnya juga mengusung super slow-motion 960 FPS milik Sony. Fitur tersebut dapat membuat gambar-gambar dengan tempo sangat lambat menjadi lebih mulus.

Fitur lain

Engadget melaporkan bahwa letak sensor pemindai jari Samsung kemungkinan akan berubah karena pada lokasi sebelumnya yang berada di bawah kamera depan dirasa tak nyaman.

Kabarnya, sensor itu akan berpindah ke bagian sisi kanan kamera belakang.

Selain itu, asisten virtual Samsung yaitu Bixby akan berulang tahun untuk pertama kalinya tahun ini. Kemungkinan perusahaan asal Korea Selatan itu telah menyiapkan upgrade untuk Bixby juga. (end)