Google Tolak 57 Persen Permintaan Untuk Dilupakan di Internet
Jumat, 02 Mar 2018 01:51 WIB
Google kabulkan 43 persen permintaan untuk dilupakan di internet yang diajukan (Roman Drits/Barn Images)
Dari keseluruhan permintaan ini Google menolak 57 persen permintaan dan mengabulkan 43 persen lainnya. Draf 'Three Years of the Right to be Forgotten' menyebut bahwa 85 persen dari permintaan datang dari individu.
Sementara Google mengungkap bahwa 89 persen permintaan datang dari individu. Sebagian besar permintaan individu sementara 11 persen lainnya diajukan oleh anak di bawah umur (40 persen), entitas korporasi (21 persen), politisi (21 persen), selebriti (14 persen), dan lainnya (4 persen).
Dokumen itu juga menyebut bahwa hanya 0,25 persen atau 1000 orang yang melakukan permintaan ini atas nama sendiri. Sisanya, permintaan penghapusan informasi datang dari firma hukum dan perusahaan manajemen reputasi, demikian disebutkan Fast Company.
Kriteria
Kriteria Google untuk menyingkirkan permintaan penghapusan tautan biasanya harus berkaitan apakah informasi tersebut terkait dengan kepentingan publik atau tidak.
Google telah menerapkan aturan Uni Eropa mengenai hak untuk dilupakan" (right to be forgotten) sejak 2014. Aturan ini diajukan sehingga warga Eropa bisa mengajukan permintaan kepada Google untuk menghapus informasi tentang mereka dari mesin pencari mereka.
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
Akses 70 Juta Anak Indonesia ke Internet Mulai Dibatasi Hari Ini
Teknologi • 1 jam yang laluPrediksi Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 28 Maret: Masih Didominasi Hujan
Teknologi • 3 jam yang laluRealme 16 Pro+: HP Baterai 'Monster' yang Tetap Langsing dan Estetik
Teknologi • 18 jam yang laluDukung Pemberlakuan PP Tunas, Ini Kata Google dan Meta
Teknologi • 17 jam yang laluBigo Respons PP Tunas, Tegaskan Larang Pengguna di Bawah Umur
Teknologi • 19 jam yang laluLAINNYA DARI DETIKNETWORK