Rinciannya, gempa bumi tersebut merusak sedikitnya 2.850 rumah. Sedangkan dari aktivitas gunung api dari 69 yang terpantau, empat di antaranya mengeluarkan erupsi.
Gunung yang dimaksud adalah Gunung Sinabung (Sumatera Utara) terekam sebanyak 126 kali; Gunung Agung (Bali) terekam 15 kali; Gunung Dukono (Maluku Utara) terekam 144 kali; dan Gunung Ibu (Maluku Utara) terekam 2.629 kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada gerakan tanah yang terjadi sebanyak 252 kejadian dalam dua bulan terakhir. Diketahui, ada juga 84 titik gerakan tanah tersebar di 25 kabupaten/kota.
Dia menuturkan tim Badan Geologi telah melakukan kegiatan lapangan selama dan setelah kejadian terkait bencana tersebut. Tujuannya, untuk upaya tanggap darurat, penyelidikan, pemeriksaan lahan, relokasi, dan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait. (hyg/asa)