Honda Accord Hibrid Terbaru Lebih 'Murah'

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 08:20 WIB
Honda Accord Hibrid Terbaru Lebih 'Murah' Honda Accord Hybrid 2018 (Dok. Honda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Honda meluncurkan all-new Accord Hybrid di Amerika Serikat. Kehadiran sedan ramah lingkungan ini untuk memberikan alternatif pilihan produk bagi konsumen.

Accord Hybrid hadir dengan lima varian, yaitu Hybrid, EX (baru), EX-L, EX-L Navi (baru) dan Touring dengan harga mulai US$ 25.990 sampai US$ 35.600 atau sekitar Rp 358 juta sampai Rp 490 juta, atau lebih rendah dari model sebelumnya.

Honda Accord Hybrid tetap menawarkan fitur seperti pelek 17 inci, lampu depan dan belakang LED. Sedan ini tersedia dual-zone climate control, smart Entry with push button start, layar TFT 7 inci, kamera belakang dan Honda Sensing sebagai teknologi keselamatan canggih.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi adaptive cruise control with low-speed follow, collision mitigation braking system™, road departure mitigation, lane departure warning dan traffic sign recognition.


Accord hibrid terbaru menggunakan generasi ketiga mesin hibrid yang didukung mesin 2.000cc DOHC i-VTEC Atkinson empat silinder dengan efisiensi termal 40 persen untuk menghasilkan torsi 232 lb.-ft dan tenaga 212 Hp. Seperti sebelumnya, sistem motornya beroperasi tanpa membutuhkan transmisi otomatis konvensional.

Untuk memaksimalkan energi, Accord Hybrid menggunakan deceleration selectors. Fungsinya serupa dengan transmisi paddle shift, di mana sistem ini memungkinkan pengemudi untuk memindahkan gigi ke dalam empat level berbeda untuk memaksimalkan pengereman.
Selektor sebelah kanan berfungsi meningkatkan kemampuan pengereman secara bertahap, sedangkan selektor sebelah kiri memiliki fungsi sebaliknya, yakni menurunkan pengereman secara bertahap. Sistem ini membantu mengurangi tekanan pada rem sekaligus meningkatkan pengisian baterai melalui regenerasi.

Powertrain dari Honda Accord hibrid beroperasi dengan melakukan perpindahan di antara tiga mode berkendara, yaitu EV drive (100 persen tenaga berasal dari mesin listrik), hibrid drive (perpaduan tenaga dari mesin listrik dan mesin berbahan bakar) dan engine drive (100 persen tenaga berasal dari mesin berbahan bakar), sehingga seluruh sistem tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan pengendara sesuai kondisi yang ada. (mik)