Protes aliansi pengemudi ojek online yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia berhasil mengantarkan mereka menemui perwakilan Grab dan Gojek di Kementerian Perhubungan.
Badai, sekretaris jenderal Garda, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan usulan soal tarif baru kepada perusahaan. Mereka berkeras kenaikan tarif harus terjadi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto |
Selain mengusulkan penghapusan skema bonus, perwakilan ojek online tadi juga mempersilakan menghapus skema kenaikan tarif berdasarkan area yang ramai pelanggan.
Dari hasil pertemuan dengan perwakilan Gojek dan Grab, pengemudi ojek online dijanjikan akan mendapat hasil sekitar 3-7 hari ke depan.
Salah satu alasan mereka meminta dibuatkan undang-undang agar pemerintah bisa menciptakan batas bawah tarif ojek online.
Perwakilan ojek online tersebut akhirnya diterima oleh Presiden Joko Widodo. Sang presiden kemudian memerintahkan menteri-menterinya untuk menyelesaikan masalah ini.
"Saya perintahkan Menhub dan Menkominfo besok mengumpulkan aplikator dan mengundang juga pengemudinya diajak bicara. Cari jalan tengah agar tidak merugikan," kata Jokowi di Istana Negara usai menemui perwakilan pengemudi ojek. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Bintoro Agung Sugiharto