NASA Luncurkan Roket Pendeteksi 'Kembaran Bumi'

Ervina Anggraini | CNN Indonesia
Senin, 16 Apr 2018 09:56 WIB
NASA menggandeng SpaceX bersiap meluncurkan roket TESS untuk mendeteksi keberadaan planet 'kembaran Bumi'. NASA meluncurkan TESS untuk menelusuri keeradaan planet 'kembaran Bumi'. (dok. Nasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) bersiap untuk meluncurkan roket pemburu eksoplanet dan mendeteksi tanda-tanda kehidupan seperti di Bumi.

Roket yang dinamakan Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) akan membawa misi mencari keberadaan planet 'kembaran Bumi' di sekitar tata surya. Disamping mencari adanya tanda-tanda kehidupan. TESS rencananya akan diluncurkan pada Senin (16/4) dari Pangkalan Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida, AS.

TESS nantinya akan memonitor keberadaan 20 ribu bintang terdekat menggunakan metode yang sama dengan Kepler ketika mendeteksi keberadaan 2.600 eksoplanet. Roket ini juga dilengkapi empat buat kamera untuk mengabadikan pergerakan di luar angkasa.

"TESS pada dasarnya serupa dengan katalog atau buku telepon. Ini jadi kesempatan pertama untuk menemukan tanda-tanda kehidupan di dunia lain," ungkap Sara Seager, profesor astrofisika Institut Teknologi Massachusetts yang terlibat dalam misi seperti mengutip CNet.

Seager mengaku optimis TESS mampu menemukan planet serupa Bumi yang memiliki ukuran dan komposisi berbatu dengan suhu yang bisa menunjang kehidupan.

Paul Hertz, direktur divisi astrofisika NASA mengaku optimis lantaran TESS mampu membuat jaring yang lebih luas dari misi-misi sebelumnya.

"Kami belajar dari Kepler bahwa ada lebih banyak planet dari bintang dibandingkan bintang di langi, sekarang TESS akan membuat wawasan terhadap keberadaan planet-planet yang berada di beberapa bintang terdekat," ungkap Hertz dalam blog NASA.

Jika nantinya TESS mampu mendeteksi keberadaan eksoplanet, NASA akan menurunkan teleskop James Webb yang diklaim mampu menjangkau seluruh semesta pada 2020 nanti. Telsekop James Webb sendiri disiapkan sebagai penerus Hubble yang telah diluncurkan sejak 1990.

Dalam peluncuran kali ini, NASA menggandeng l dengan menggunakan roket Dragon sekaligus membawa kargo untuk para astronaut di Stasiun Antariksa Internasional (ISS). (evn/evn)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER