PVMBG Ungkap Penyebab Gempa Banjarnegara

Antara, CNN Indonesia | Kamis, 19/04/2018 16:11 WIB
PVMBG Ungkap Penyebab Gempa Banjarnegara PVMBG sebut penyebab gempa Banjanegara karena ada aktivitas sesar daratan. (Foto: Dok. BNPB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan penyebab terjadinya gempa Banjarnegara lantaran adanya aktivitas sesar daratan.

Kepala PVMBG Kasbani mengatakan area di sekitar lokasi bencana disusun oleh batuan berumur Tersier berupa batuan sedimen, batuan gunung api, dan endapan berumur Kuarter (endapan aluvial pantai, endapan aluvial sungai, dan batuan gunung api muda).

"Berdasarkan posisi pusat gempa bumi dan kedalamannya, kejadian gempa bumi berasosiasi dengan aktivitas sesar di daratan," ujar Kasbani mengutip Antara.


Batuan sedimen dan batuan gunung api berumur Tersier sebagian telah mengalami pelapukan. Batuan tersebut bersifat urai, lepas, belum kompak, sehingga bisa memperkuat efek guncangan gempa.

Pusat gempa yang terjadi di daratan menurutnya tidak akan memicu terjadinya tsunami.

Intensitas guncangan terbesar akan dirasakan di wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa sehingga intensitasnya kian melemah seiring bertambahya jarak dengan pusat gempa bumi.

Gempa bumi berkekuatan 4,4 SR mengguncang kawasan Banjarnegara, Jawa Tengah dan sekitarnya dirasakan pada Rabu (18/4) pukul 13.28 WIB.

Akibat bencana alam tersebut sekitar 316 rumah dilaporkan rusak dan menilbulkan korban jiwa. Sejumlah fasilitas umum seperti satu masjid di Desa Plorengan, Desa Kertosari, Desa Kasinoman, satu mushola di Desa Kasinoman serta dua gedung SMP di Kalibening dilaporkan mengalami kerusakan. (evn)