Menyoal rencana yang sudah santer dikabarkan sejak sebulan silam itu, President Gojek Andre Soelistyo mengatakan pihaknya telah merencanakan ekspansi tersebut sejak lama.
Salah satu indikasi yang kian memperkuat rencana tersebut menurut Andre masuknya investor strategis besar global yang nasional yang ikut menyuntikkan dana ke Gojek. Seperti diketahui, Gojek sebelumnya telah mengantongi pendanaan dari sejumah perusahaan raksasa seperti Astra, Google, Tencent, Meituan, JD.com, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masuknya investor strategis membuat kami percaya diri dan yakin, bahwa kami punya dukungan yang diperlukan untuk menjadi salah satu kisah pertumbuhan yang menginspirasi, dari menjadi fenomena Indonesia ke fenomena regional."
Untuk memuluskan rencana tersebut, CEO Gojek Nadiem Makarim mengatakan pihaknya akan bekerja sama degan pemerintah dan perusahaan lokal di negara-negara setempat.
"Tujuan kami adalah berkolaborasi dengan negara-negara tersebut dan pemerintahnya, supaya manfaat teknologi kami bisa memberikan dampak luas bagi semua kalangan. Baik bagi konsumen yang menginginkan layanan yang cepat dan kompetitif, maupun mitra pengemudi yang mencari penghasilan tambahan," ujarnya. (evn)