"Frekuensi dilaporkannya suatu hal tidak menentukan apakah hal itu akan dihapus atau tidak dari Instagram. Kami menghapus kiriman yang tidak mengikuti Pedoman Komunitas kami," tulis Instagram pada laman Pusat Bantuan miliknya.
Namun, ketika panduan tersebut ditelusuri belum jelas poin mana yang melanggar panduan tersebut dari foto pertemuan dengan Rizieq tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, foto pertemuan Habib Rizieq, Amien Rais, dan Prabowo dihapus oleh Instagram. Konten itu diturunkan dengan alasan telah melanggar panduan komunitas Instagram.
Ia menyebut bahwa penurunan konten itu merupakan hak Instagram. Ia pun menduga hal ini dilakukan Instagram karena adanya aduan masyarakat atau pengguna Instagram.
Dalam panduan komunitasnya, Instagram menyebut tidak memberi tempat untuk mengagungkan terorisme, kejahatan terorganisir, atau grup penebar kebencian.
"Kami menghapus konten yang berisi ancaman serius atau ungkapan kebencian, konten yang menarget individu pribadi untuk merendahkan atau mempermalukan mereka, informasi pribadi yang bertujuan memeras atau melecehkan seseorang, dan pesan berulang yang tidak diinginkan," tulis panduan tersebut.
Disisi lain, pedoman komunitas Instagram juga menyarankan agar penggunanya mengeposkan konten yang autentik agar tak melanggah hak kekayaan intelektual.
Pedoman ini juga meminta pengguna untuk mengirimkan foto dan video yang sesuai untuk beragam pemirsa. Instagram juga melarang ketelanjangan, hubungan seksual, dan jual beli seksual. Termasuk melarang ketelanjangan anak-anak agar konten ini tak disalahgunakan orang lain.
Selain itu saat ditelusuri ketentuan dasar penggunaan Instagram, disebutkan kalau konten yang diposkan tidak boleh menghina, menguntit, menindas, menyalahgunakan, melecehkan, mengancam, meniru, atau mengintimidasi orang-orang atau entitas.
Pada syarat umum penggunaan Instagram kembali ditekankan bahwa platform itu memiliki kewajiban untuk, menghapus, menyunting, memblokir, dan/atau memantau Konten atau akun yang mengandung Konten yang kami tentukan dalam pertimbangan mutlak kami melanggar Ketentuan Penggunaan ini. (eks)