Akun Politikus Demokrat Dibekukan, Netizen 'Gempur' Twitter
Agnes Savithri | CNN Indonesia
Kamis, 14 Jun 2018 10:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah kejadian penangguhan akun Twitter Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, linimassa media sosial tersebut ramai digempur netizen dengan tagar #MenghindariSuspend.
Ferdinand yang memiliki akun bernama @LawanPolitikJKW ditangguhkan oleh Twitter dengan alasan yang belum diketahui. Aksi penangguhan ini mengundang cuitan netizen hingga masuk trending topic dengan tagar #MenghindariSuspend.
Cuitan-cuitan netizen ini mengaitkan penangguhan akun Twitter dengan pemerintahan Jokowi. Sebagian melihat tak ada yang salah dari pemerintahan Jokowi.
[Gambas:Twitter]
Sebagian netizen lainnya 'menyindir' halus pemerintahan.
[Gambas:Twitter]
Netizen lainnya mencuitkan sindiran yang halus dengan bernada humoris.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Adapun netizen yang berusaha menengahi perseteruan dengan menjelaskan peraturan Twitter dan alasan sebuah akun bisa dikenakan penangguhan.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat membantah pembekuan sejumlah akun Twitter. Pasalnya, penangguhan akun itu bergantung dengan kebijakan Twitter bukan pemerintah. (age)
Ferdinand yang memiliki akun bernama @LawanPolitikJKW ditangguhkan oleh Twitter dengan alasan yang belum diketahui. Aksi penangguhan ini mengundang cuitan netizen hingga masuk trending topic dengan tagar #MenghindariSuspend.
Cuitan-cuitan netizen ini mengaitkan penangguhan akun Twitter dengan pemerintahan Jokowi. Sebagian melihat tak ada yang salah dari pemerintahan Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian netizen lainnya 'menyindir' halus pemerintahan.
Netizen lainnya mencuitkan sindiran yang halus dengan bernada humoris.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Adapun netizen yang berusaha menengahi perseteruan dengan menjelaskan peraturan Twitter dan alasan sebuah akun bisa dikenakan penangguhan.
[Gambas:Twitter]
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sempat membantah pembekuan sejumlah akun Twitter. Pasalnya, penangguhan akun itu bergantung dengan kebijakan Twitter bukan pemerintah. (age)