Fitur Baru Facebook Bantu Pembuat Konten Video Panen Uang

Eka Santhika, CNN Indonesia | Rabu, 20/06/2018 11:58 WIB
Fitur Baru Facebook Bantu Pembuat Konten Video Panen Uang Ilustrasi Facebook (REUTERS/Valentyn Ogirenko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Untuk menyaingi YouTube, Facebook mengumumkan akan membuat fitur baru agar para konten kreator video di platformnya bisa memanen uang lebih banyak.

Terdapat dua cara yang ditawarkan, pertama mendapat uang dari iklan lewat program Watch dari Facebook. Sementara cara kedua adalah pendapatan dari kerjasama sponsor lewat program Brand Collabs Manager.

Facebook Watch sendiri biasanya digunakan oleh acara-acara berdurasi panjang yang diproduksi oleh media tradisional, rumah produksi, dan artis media sosial.


Tayangan di Watch bisa diberi jeda yang bisa diisi iklan. Pendapatan iklan ini akan dibagi antara Facebook dan pembuat konten. Dengan pengumuman ini, Facebook akan membuka Watch kepada tayangan non-episode.

Di Watch, Facebook juga memperbolehkan pembuat konten untuk membuat jeda iklan yang lebih lama dan menawarkan biaya berlangganan sebesar US$4,99 atau setara Rp70.500 (kurs US$1 = Rp14.119).

Dengan membayar biaya berlangganan, maka fans akan mendapat konten eksklusif seperti rekaman dibelakang layar.

Program baru Facebook ini akan membuat persaingan dengan Youtube jadi semakin sengit. Sebab, keduanya saat ini tengah mencoba mengeruk bisnis iklan televisi global yang menyentuh angka US$200 miliar (Rp2,8 quadriliun) per tahun.

Pendapatan iklan digital sendiri diprediksi eMarketeer akan menyentuh angka US$19,81 miliar pada 2020, demikian dikutip CNBC

Saat ini semua program tersebut masih dalam masa pengujian. Facebook tidak memotong biaya kemitraan apapun selama masa pengujian ini, seperti diungkap Vice President Fidji Simo kepada Reuters minggu lalu.

Selain itu, Simo mengungkap bahwa para kreator juga sudah mengusulkan agar mereka bisa menjual pernak pernik buatan mereka kepada para fans. Menanggapi hal tersebut Simo mengunkap bahwa perusahaannya akan melakukan pengujian kecil tahun ini untuk menjual produk pihak ketiga yang ditampilkan di video.

Secara terpisah, Facebook meluncurkan fitur polling dan kuis bagi mereka yang ingin membuat acara game. Fitur ini mengikuti kesuksesan startup Intermedia Labs. Perusahaan itu membuat aplikasi kuis trivia yang berhasil menarik 1 juta pengguna yang menjadi peserta kuis tersebut.

Selain itu, Instagram pada Selasa (12/6) lalu juga dilaporkan akan memperpanjang waktu video yang diunggah ke platform itu dan memperkenalkan acara orisinal Instagram.

Sementara itu, Youtube berencana untuk memperbarui fitur komersialisasinya pada akhir pekan ini. Pengumuman itu akan dilakukan bersamaan digelarnya festival VidCon di Anaheim, California. Festival ini akan mempertemukan para pembuat konten dan fans. (eks/eks)