Tik Tok Rekrut 'Tukang Bersih-Bersih' Konten di Indonesia

JNP & RBC, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 20:39 WIB
Tik Tok telah merekrut 20 kurator konten untuk menjaga kebersihan konten platform tersebut di Indonesia. SVP Bytedance (perusahaan induk Tik Tok), Zhen Liu dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan keterangan kepada media usai pertemuan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta (4/7). (Foto: CNN Indonesia/ Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Senior VP Corporate Strategy Bytedance Technology (perusahaan pengembang aplikasi Tik Tok) Zhen Liu mengatakan telah merekrut 20 kurator konten untuk menjaga kebersihan konten Tik Tok di Indonesia.

"Secara global kami memiliki lima ribu content moderation (kurator konten). Kami baru saja merekrut 20 kurator konten di Indonesia," kata Zhen usai bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Kantor Kemenkominfo, Rabu (4/6).

Lebih lanjut, Tik Tok juga menyetuju syarat dari Kominfo bahwa Tik-Tok harus memiliki Liasion Officer (LO) yang bertanggung jawab pada Kominfo.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kehadiran LO ini akan mempermudah koordinasi antara kedua pihak.


"Kami minta juga dedicated person yang menjadi LO khusus Kominfo. Jangan kayak kemarin apa apa lama, dikirim e-mail tidak. Biar mudah koordinasi," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Rudiantara menjelaskan, yang penting bagi Kemenkominfo adalah komitmen Tik Tok untuk membersihkan konten negatif agak Tik Tok tak diblokir lagi.

Ia pun meminta komitmen Tik Tok untuk melakukan penyaringan konten di masa depan, untuk menghindari pemblokiran. Namun, ia belum bisa mengungkapkan kapan kepastian Tik Tok akan dibuka kembali.
"Di subuh hari pun kami akan buka blokir kalau terbukti sudah bersih," paparnya.

Dalam pertemuan tersebut, Rudiantara menyebut Tik Tok mengakui terdapat konten negatif di platformnya.

Rudiantara berharap Tik Tok bisa mengikuti langkah Bigo untuk melakukan penyaringan konten di aplikasinya. Sebelumnya, aplikasi video streaming Bigo Live sempat diblokir akhir tahun 2016 lalu akibat banyaknya konten negatif di platform tersebut.
Setelah pemblokiran tersebut, Bigo mengambil langkah untuk mengerahkan 40 orang kurator untuk membersihkan konten-konten negatif. Bigo pun kembali dibuka setelahnya.

Tik Tok mendatangi Kementerian Komunikasi dan Informatika sore ini. Kedatangan aplikasi video singkat asal China itu berkaitan dengan pemblokiran DNS Tik Tok yang dilakukan Kominfo kemarin sore, Selasa (4/7). (age/age)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK