Teknologi ini diharapkan bisa mempercepat proses cek-in, bagasi, akses ke ruang tunggu, hingga naik pesawat.
"Wajah Anda akan menjadi paspor dan boarding pass di setiap proses naik pesawat," ungkap CEO bandara Sydney, Geoff Culbert dalam keterangan resmi seperti dilansir CNet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Australia sudah menggunakan sistem untuk mempercepat proses cek-in, penyimpanan bagasi, akses ke ruang tunggu, hingga masuk ke pesawat menggunakan sistem yang dinamakan SmartGate. Sistem ini menggunakan teknologi pengenal wajah yang di tahap awal ditujukan untuk turis asing.
Uji coba ini akan dilakukan untuk sejumlah penerbangan internasional yang dioperasikan Qantas dari dan menuju Australia.
"Kebutuhan untuk menawarkan layanan yang lebih cepat dan nyaman saat berada di bandara sangat dibutuhkan dan kami sangat antusias dengan hasil uji coba nanti," ungkapnya seperti mengutip ZDNet.
Menteri Dalam Negeri Australia Peter Dutton pada Februari lalu mengatakan penggunaan teknologi pemindai wajah di Bandara Canberra nyaris menjadi kenyataan. (evn)