Samsung Dilaporkan Besut 'Smartphone' Lipat Tahun Depan

Eka Santhika, CNN Indonesia | Kamis, 19/07/2018 11:40 WIB
Samsung Dilaporkan Besut 'Smartphone' Lipat Tahun Depan Ilustrasi ponsel Samsung(CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung dilaporkan akan meluncurkan ponsel lipat pada awal 2019. Hal ini sejalan dengan rumor yang beredar sebelumnya kalau Samsung akan memperkenalkan ponsel lipat ini pada gelaran Mobile World Congress 2019 Februari mendatang.

Ponsel yang diberi kode nama Winner ini disebutkan akan dinamakan Galaxy X. Galaxy X disebutkan akan berukuran sebesar tablet. Agar bisa masuk ke saku, cukup melipat ponsel ini jadi dua bagian seperti dompet.

Layar pada ponsel ini akan terbagi dua. Layar utama ada di bagian dalam, sementara dibaliknya ada layar kedua di satu sisi dan kamera di sisi lainnya.


Rumor mengenai ponsel lipat Samsung ini sudah beredar sejak lama. Gambar paten ponsel lipat ini juga bertebaran di internet. Dari gambar yang beredar di 2017, Samsung mematenkan ponsel dengan layar yang dilipat horizontal seperti ponsel lipat zaman dulu.

Sementara gambar paten lainnya menunjukkan layar ponsel yang terlipat vertikal. Saat dibuka layar jadi selebar tablet. Berdasarkan laporan Wall Street Journal mengonfirmasi bahwa dua jenis ponsel lipat tersebut akan diluncurkan.

Ponsel ini awalnya ditujukan bagi para gamer hardcore. Tapi, nantinya akan dibuat juga untuk pasar yang lebih luas pada 2019. Namun, harga jual ponsel ini luar biasa mahal, US$1500 (Rp21,6 juta).

Konsep ponsel lipat ini mirip dengan perangkat gaming yang dikeluarkan Nintendo 3DS. Tapi 3DS yang hanya dijual beberapa ratus dolar ini tentu punya harga yang jauh lebih murah dari Samsung X.

Ponsel pintar lipat lain yang ada dipasaran saat ini adalah ZTE Axon M. Tapi ponsel ini dilengkapi dengan engsel dan layarnya tak bis dilipat.

Sementara itu, produsen ponsel lainnya sepertinya baru akan menjual ponsel sejenis pada 2020 mendatang. Apple juga sempat mematenkan produk ponsel layar lipat. Namun para analis memperkirakan bahwa produk tersebut juga akan diluncurkan pada 2020, seperti diberitakan TechRadar. (eks/eks)