Honda Sanggup Tahan Harga Model Lokal, Kecuali Brio

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 16:40 WIB
Honda Sanggup Tahan Harga Model Lokal, Kecuali Brio Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan generasi kedua Brio Satya di GIIAS 2018. (Foto: Dok. Honda)
Jakarta, CNN Indonesia -- Honda Prospect Motor (HPM) mengaku masih kuat menahan kenaikan harga jual model rakitan lokal saat kondisi nilai tukar rupiah pada dolar Amerika Serikat (AS) melemah. Meski begitu ada satu model yang masuk pengecualian, yaitu Brio.

Generasi kedua Brio telah meluncur pada Agustus lalu, namun HPM baru meresmikan harganya pada Rabu (12/9). Model Low Cost Green Car (LCGC) Brio Satya ditetapkan naik Rp6,5 juta sedangkan city car Brio RS meninggi Rp10 juta.

Harga semua varian Brio naik. Model terakhir generasi pertama dilego Rp132,5 juta - Rp180 juta, pada generasi kedua rentang harganya Rp139 juta- Rp190 juta.


Penetapan harga tersebut merupakan hasil hitung-hitungan HPM bersama pemerintah terkait evaluasi tahunan penyesuaian harga LCGC. Evaluasi tersebut dinilai dari beberapa faktor penentu perekonomian, salah satunya nilai tukar rupiah.


"Jadi ada tiga faktor yang harus diperhatikan satu model baru, [harga bahan baku], inflasi dan nilai tukar," kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

HPM merakit enam model di Indonesia, yaitu Brio, Jazz, Mobilio, BR-V, HR-V, dan CR-V. 
Walau menjadi satu-satunya produk rakitan lokal yang semakin mahal, Jonfis mengatakan HPM percaya Brio bisa bersaing di dua segmen bersama para kompetitor. Target yang ditetapkan Brio laku 5.000 unit per bulan.

"Dari angka itu 90 persennya adalah Brio Satya, dominasi tetap kepada LCGC," kata Jonfis.


Pada periode Januari-Agustus 2018 penjualan Brio Satya mencapai 30.828 unit atau naik 15 persen dari hasil periode sama 2017 sebesar 26.709 unit. Saat ini Brio Satya menguasai 20 persen pangsa pasar LCGC.

Sedangkan untuk Brio RS di kelas city car penjualannya 8.047 unit selama Januari-Agustus 2018. Hasil itu naik dua persen dari periode yang sama pada 2017 (7.920 unit). Sementara pangsa pasar Brio RS saat ini mencapai 34 persen. (fea)


BACA JUGA