Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menyatakan bahwa pihak Grab yakin layananannya akan tetap menjadi pilihan pelanggan di Vietnam, walaupun kini Go-Viet menawarkan layanan yang serupa di sana.
"Memang ekspansi [Gojek ke Vietnam] ini sudah dilakukan, tapi buat kami, kami yakin bahwa pilihan dari pengguna adalah kepada service kami," kata Ridzki saat ditemui usai jumpa pers di bilangan Jakarta Utara pada Kamis (13/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menambahkan Grab lebih dulu meluncurkan layanan GrabBike di Vietnam, ketimbang di indonesia.
Lihat juga:Jokowi Restui Goviet Mengaspal di Vietnam |
Pada Rabu (12/9) kemarin, Goviet yang mengadopsi layanan ride-hailing Gojek diresmikan di Vietnam, setelah sebulan layanan tersebut beroperasi di 12 distrik sekitar Ho Chi Minh City.
Dalam acara peresmian Goviet, Presiden Joko Widodo dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara turut hadir bersama CEO Gojek Nadiem Makarim. (evn)