Scott Kessler, seorang analis dari CFRA mengatakan keputusan Kevin dan Mike meninggalkan Instagram berkaitan dengan gesekan yang selama ini terjadi dengan CEO Mark Zuckerberg.
"Menurut kami alasan keduanya hengkang mungkin karena mereka menginginkan Instagram bisa berjalan lebih mandiri daripada yang diidamkan perusahaan induk," ungkap Kessler seperti dilaporkan Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laporan Bloomberg mengatakan keduanya merasa frustasi dengan meningkatnya keterlibatan Zuckerberg terhadap Instagram. Padahal di sisi lain, dalam beberapa kesempatan ia kerap mengatakan Instagram tengah disiapkan untuk menjadi masa depan Facebook.
Menyoal ketidakcocokan sejumlah pendiri anak perusahaan dengan sosok orang nomor satu Facebook, Jonas Kron, investor dari Trillium Asset Management sebelumnya sempat menyarankan Zuckerberg untuk menunjuk ketua dewan dari kalangan independen untuk mengawasi kinerja manajemen.
Systrom sebelumnya menuliskan kepergiannya dan Krieger lewat blog Instagram. Dalam tulisannya, ia tidak mengatakan alasan di balik hengkang dari perusahaan yang telah memiliki 1 miliar pengguna aktif bulanan tersebut.
Ia mengatakan rencana kedepan akan mengambil cuti dan berupaya menciptakan layanan yang relevan dengan kemajuan dunia. Instagram merupakan salah satu perusahaan yang diakuisi Facebook mengakuisi pada 2012 lalu dengan nilai tebusan US$1 miliar. (jef/evn)