Sejauh ini Ariane telah melakukan peluncuran selama 20 tahun terakhir dengan mengirim sejumlah misi luar angkasa. Seluruh misi ini dilakukan di bawah Bandan Antariksa Eropa (ESA).
Namun demikian, Ariane 5 akan segera digantikan dengan model baru, Ariane 6. Dilaporkan AFP, roket generasi penerus ini diperkirakan bisa menghemat biaya peluncuran hingga 40 persen lebih murah atau sekitar 50 miliar euro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah rencana peluncuran ini seakan menjadi jawaban atas persaingan dengan rivalnya, SpaceX yang lebih aktif terlibat dalam misi luar angkasa. SpaceX sejauh ini mengandalkan pada roket 'daur ulang' Falcon 9 yang bisa dipakai untuk peluncuran dan akan kembali ke Bumi selama beberapa kali pemakaian.
Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1996, ARiane 5 tercatat sudah mengirimkan 205 satelit ke orbit-- termasuk untuk sistem GPS Galileo milik Eropa. (jnp/evn)