Sebelum Mati Suri, Google+ Lahirkan Aplikasi Foto Bintang 5

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 15:42 WIB
Sebelum Mati Suri, Google+ Lahirkan Aplikasi Foto Bintang 5 Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Mattjeacock)
Jakarta, CNN Indonesia -- Google+ mati suri selama 10 bulan setelah diduga ada kebocoran data dan rendahnya intensitas penggunaan media sosial tersebut. Kendati demikian Google+ berjasa dalam melahirkan aplikasi Google Photos.

Dilansir dari Slash Gear, Google Photos merupakan layanan berbagi dan penyimpanan foto yang merupakan produk lepasan dari Google+. Awalnya Google mengintegrasikan penyimpanan dan pembagian foto ke dalam fitur Google+.

Akan tetapi di tengah-tengah perjuangan Google+ untuk mendapatkan interaksi sosial dari pengguna,Google menyadari Google Photos memiliki daya tarik untuk berdiri sendiri sebagai produk terpisah (standalone). Kebijakan ini dinilai merupakan keputusan brilian dari Google.


Google Photos langsung melesat meninggalkan aplikasi penyimpanan awan serupa seperti Flickr yang dinilai terlalu rumit dan Apple iCloud yang dinilai mahal dan terlalu terbatas. Google memanfaatkan kekuatan pencariannya dengan pengenalan konten tingkat lanjut di seluruh foto dan video.

Google Photos memungkinkan pengguna untuk mencari foto berdasarkan apa yang ditampilkan di foto, tidak hanya menelusuri dengan menggunakan lokasi, waktu dan tanggal.

Google Photos juga meningkatkan ruang penyimpanan. Foto dengan resolusi maksimal 16 MP dan video FHD bisa disimpan gratis. Namun apabila ruang penyimpanan dirasa masih kurang pengguna bisa membayar untuk menambah kapasitas penyimpanan.

Kombinasi upload otomatis saat pengguna mengganti perangkat, fitur berbagi, komentar yang mudah, serta kecepatan dan efisien ketika melakukan pencarian menjadi keunggulan yang disukai pengguna. Senjata Google Photos lainnya adalah kemampuannya secara otomatis memproses media dan bisa dijadikan sebagai alternatif dari galeri perangkat.

Setelah Hangout, fitur pembagian foto Google+ disadari Google layak berdiri sendiri sebagai produk standalone. Lahirlah Google Photos sebagai pengganti Google+ Photos. Google+ Photos dimatikan pada Agustus 2015.

Google mengumumkan Google Photos memanfaatkan kecerdasan buatan dan machine learning dari Google+. Pemanfaatan ini membuat pengguna bisa mencari foto seseorang, tempat dan lain lain. Terdapat juga pembaruan pada fitur 'auto awesome' Google+. Pada akhir tahun 2015, Google Photos memiliki 100 juta pengguna aktif bulanan. (jnp/age)