Tak Hilang Selamanya, Google+ Mati Suri 10 Bulan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 09/10/2018 13:30 WIB
Tak Hilang Selamanya, Google+ Mati Suri 10 Bulan Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/Scyther5)
Jakarta, CNN Indonesia -- Alphabet Inc, induk perusahaan Google akan menutup layanan jejaring sosial Google+ karena dugaan kebocoran data sebanyak 500 ribu pengguna. Namun, penutupan itu tidak bersifat permanen.

Google+ hanya menutup aplikasi selama 10 bulan hingga Agustus 2019. Dilansir dari Reuters, Google gagal memperketat kebijakan pembagian data setelah mengumumkan data profil pribadi dari setidaknya 500.000 pengguna bocor ke pihak pengembang eksternal.

Masalah ini ditemukan pada Maret lalu sebagai bagian dari tinjauan tentang bagaimana Google berbagi data dengan aplikasi lain. Google mengatakan dalam posting blog resminya tidak ada pengembang yang mengeksploitasi kerentanan atau data yang disalahgunakan.
Google telah mendeteksi bug ini sejak Maret 2018 dan memilih untuk tidak melaporkannya karena takut akan pengawasan dari regulator.


Dilansir dari The Verge, Google takut untuk melaporkan bug ini mengingat masalah kebocoran data yang sedang dialami Facebook. Padahal bug ini mengekspos informasi akun Google+ seperti nama, alamat email, pekerjaaan, jenis kelamin dan usia. Data itu tetap terekspos meskpiun pengaturan privasi telah disetel "private" bukan "public".

Vice President of Engineering Google Ben Smith mencatat setidaknya ada 500 ribu akun yang terekspos.
Smith dalam keterangan resmi memberikan alasan mengapa tidak mengungkap langsung bug pada saat ditemukan.

"Setiap tahun, kami mengirim jutaan pemberitahuan kepada pengguna tentang bug dan masalah privasi dan keamanan. Kapan pun data pengguna mungkin terpengaruh, kami melampaui persyaratan hukum kami dan menerapkan beberapa kriteria yang difokuskan kepada pengguna kami untuk menentukan pemberian pemberitahuan.

"Privacy & Data Protection Office kami meninjau masalah ini, melihat jenis data yang terlibat, apakah kami dapat mengidentifikasi pengguna dengan akurat, apakah ada bukti penyalahgunaan, dan apakah ada tindakan yang dapat diambil oleh pengembang atau pengguna sebagai respon. Tak satu pun dari hal ini yang terpenuhi," tulis Smith dalam blog resmi.

Google+ akan dimatikan selama 10 bulan, artinya baru akan diaktifkan pada Agustus 2019.


[Gambas:Video CNN] (age/age)