Staf Presiden Bilang SUV Esemka Dijual Rp200 Jutaan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 10:52 WIB
Staf Presiden Bilang SUV Esemka Dijual Rp200 Jutaan Esemka Garuda 1. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Diaz Faisal Malik Hendropriyono, anak bos Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) AM Hendropriyono, berpendapat produk perdana Esemka yang dijual untuk publik bakal masuk ke dalam kelas Sport Utility Vehicle (SUV) harga Rp200 jutaan.

Menurut dia SUV itu kemungkinan besar Garuda 1, mobil berlogo Esemka yang viral di media sosial karena tepergok kamera di jalanan. Meski begitu, Diaz menolak menjelaskan produk itu lebih rinci.

"Saya rasa harganya sekitar Rp200 juta, tapi itu kemungkinan, ya jangan mahal-mahal lah ya," ungkap Diaz di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.


Garuda 1 ramai dibicarakan di media sosial bukan hanya berlogo Esemka, namun juga karena diduga kuat mobil ini merupakan rebadge model China, yakni Foday Landfort.

Dugaan itu langsung dibantah Diaz. Menurut dia mobil nasional bukan hanya sekadar mengganti emblem dari produk lain, apalagi emblem dari mobil tersebut buatan asing.

"Mungkin nanti yang diluncurkan Garuda 1. Tapi produk Esemka bukan hanya ganti nama, masa sih kaya begitu. Namanya bukan produk lokal dong kalau gitu," katanya.


Siap Produksi 

Lebih lanjut Diaz menjelaskan mengatakan SUV buatan Esemka tersebut sekarang sudah siap masuk ke jalur produksi massal di pabrik daerah Boyolali, Jawa Tengah. Namun jadwal pengenalan ke masyarakat belum bisa dipastikan kapan.

"Launching mungkin akan dilakukan dalam waktu dekat. Mungkin dalam beberapa bulan ini. Itu kebanggan kita kalau berhasil, perlu ada mekanisme untuk memproteksi produk lokal," ujar Diaz yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Presiden bidang Sosial.

Esemka diketahui telah mendaftarkan model untuk uji tipe ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Hal itu sudah diakui Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika.

Diketahui dari Putu Juli, Esemka tidak hanya mendaftarkan mobil penumpang tetapi juga mobil listrik. Berdasarkan informasi ini, Esemka memang sedang dalam perjalanan bertahap menuju produksi massal. (ryh/fea)