Jeff Bezos Bakal Rogoh Kocek Lebih Demi Misi Luar Angkasa

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 17:24 WIB
Jeff Bezos Bakal Rogoh Kocek Lebih Demi Misi Luar Angkasa CEO Blue Origin dan Amazon Jeff Bezos. (Foto: REUTERS/Mike Segar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Miliarder Jeff Bezos memastikan akan menambah investasi mulai 2019 untuk proyek misi luar angkasa yang tengah diusung Blue Origin. Sejauh ini, ia diketahui merogoh sekitar US$1 miliar untuk pengembangan Blue Origin.

Meski tak mengungkap berapa persen peningkatan investasi, Bezos mengungkapkan mulai tahun depan ia berkomitmen untuk menambah suntikan dana di perusahaannya itu.

"(Mulai) tahun depan, investasinya akan sedikit lebih banyak--- baru-baru ini saya mendapatkan kabar dari tim," ucapnya saat menjadi pembicara sebuah konferensi di San Fransisco, AS.


Sama halnya dengan pesaingnya SpaceX, Blue Origin juga memiliki misi untuk menekan biaya pengiriman misi peluncuran satelit dan eksplorasi luar angkasa. Bezos memastikan bahwa perusahaannya akan mengembangkan generasi terbaru roket untuk misi eksplorasi antariksa.

Bezos menyebut dinamika yang dihadapi perusahaannya sama dengan yang dihadapi SpaceX di industri peluncuran roket.

"Kami memiliki kesamaan dinamika selama 25 tahun terakhir. Menggunakan roket yang bisa dipakai kembali -- kami bisa melakukan itu," ungkap Bezos seperti dilaporkan AFP.

Bezos merupakan orang terkaya di dunia menurut Forbes dengan kekayaan mencapai US$145 miliar. Sejauh ini, Bezos mengatakan Blue Origin akan menjadi perusahaan untuk meluncurkan wisata luar angkasa, peluncuran satelit, dan eksplorasi luar angkasa seperti yang dilakukan oleh SpaceX.

Saat disinggung kapan akan melakukan peluncuran berikutnya, Bezos justru mengatakan pihaknya tak memusingkan hal itu. Pria plontos ini menyebut pihaknya ingin memastikan bahwa apa yang dibuatnya telah memenuhi aspek keamanan.

"Saya terus memberi tahu tim bahwa ini (peluncuran misi antariksa) bukanlah balapan. Saya ingin misi ini membuat wahana antariksa yang paling aman dalam sejarah kendaraan ruang angkasa," ucap Bezos. (jef/evn)