Badan Antariksa Eropa Kirim Misi, Tandai Peluncuran ke-100

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 27/09/2018 08:49 WIB
Badan Antariksa Eropa Kirim Misi, Tandai Peluncuran ke-100 Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Antariksa Eropa (European Space Agency/ ESA) meluncurkan sebuah misi antariksa menggunakan roket Ariane 5 pada Selasa (25/9) malam di French Guiana. Misi yang memboyong dua buah satelit kali ini juga menandai peluncuran ke-100 yang dilakukan oleh ESA.

Sejauh ini Ariane telah melakukan peluncuran selama 20 tahun terakhir dengan mengirim sejumlah misi luar angkasa. Seluruh misi ini dilakukan di bawah Bandan Antariksa Eropa (ESA).

Namun demikian, Ariane 5 akan segera digantikan dengan model baru, Ariane 6. Dilaporkan AFP, roket generasi penerus ini diperkirakan bisa menghemat biaya peluncuran hingga 40 persen lebih murah atau sekitar 50 miliar euro.


Mengutip AsiaOne, roket bernama Ariane 6 ini ditargetkan agar dapat digunakan pada 2020 mendatang untuk menggantikan Ariane 5 yang hingga saat ini masih beroperasi.

Sejumlah rencana peluncuran ini seakan menjadi jawaban atas persaingan dengan rivalnya, SpaceX yang lebih aktif terlibat dalam misi luar angkasa. SpaceX sejauh ini mengandalkan pada roket 'daur ulang' Falcon 9 yang bisa dipakai untuk peluncuran dan akan kembali ke Bumi selama beberapa kali pemakaian.

"Kami harus menghadapi persaingan yang belum pernah terjadi sebelumnya, " ungkap pimpinan Arianespace, Stephane Israel menyoal persaingan dengan SpaceX di ranah peluncuran roket.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 1996, ARiane 5 tercatat sudah mengirimkan 205 satelit ke orbit-- termasuk untuk sistem GPS Galileo milik Eropa. (jnp/evn)