Jokowi Jelaskan Hubungannya dengan Esemka

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 18:12 WIB
Jokowi Jelaskan Hubungannya dengan Esemka Jokowi dan Esemka. (Foto: Detikcom/Rachman Haryanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan pemerintahannya tidak berhubungan langsung dengan Esemka. Menurut Jokowi, Esemka merupakan properti industri yang tidak terkait dengan pemerintah.

Nama Esemka pernah mencuat saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo pada 2005 - 2012. Saat itu SUV Esemka Rajawali berpelat nomor AD 1 A didaulat menjadi kendaraan dinas Jokowi.

Esemka lantas naik daun, namun kemudian melandai pasca Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012 - 2014. Bahkan sampai Jokowi menjadi presiden pada 2014, Esemka tidak senyaring dulu.


Enam tahun sudah berlalu sejak Jokowi menjadi Walikota Solo, namun dia mengakui para jurnalis terus menanyakan perkembangan Esemka kepadanya.

Dalam unggahannya di media sosial, Kamis (25/10), Jokowi menjelaskan Esemka dulu itu produk uji coba anak-anak SMK di Surakarta yang dibantu teknisi perusahaan-perusahaan besar. Perannya ketika menjadi walikota mendorong Esemka bisa berlanjut ke tahap berikutnya seperti uji emisi dan mendapatkan status layak jalan.

Setelah memenuhi sejumlah aspek, Jokowi menjelaskan Esemka masuk ke tahap industri yang dengan begitu tidak terkait pemerintahannya. Menurut Jokowi, tugas pemerintah hanya mendorong, tidak ada kaitan dengan kepentingan apapun.

"Setelah jadi ya diserahkan kepada industri. Seperti saat ini, Esemka sudah dikerjakan dan dikembangkan penuh oleh industri tanpa campur tangan pemerintah dalam proses produksinya. Tentu bukan Presiden yang buat pabrik sendiri dan bikin mobil Esemka sendiri," ujar Jokowi.

Sampai saat ini diketahui delapan tipe mobil Esemka telah melewati serangkaian uji tipe sejak 2012. Delapan tipe itu terdiri dari lima model. Tiga model di antaranya adalah mobil komersial yaitu Bima, Digdaya dan Borneo, serta mobil penumpang yakni Niaga dan Garuda 1.

Delapan tipe mobil Esemka sudah lulus uji tipe, namun masih menggunakan standar emisi Euro 2. Pada 7 Oktober 2018 pemerintah memberlakukan Euro 4 dan belum ada satupun tipe mobil Esemka yang dinyatakan lulus uji tipe berdasarkan standar baru ini.

[Gambas:Instagram] (fea)