Berdasarkan temuan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) pada 2016, ada rata-rata satu kecelakaan untuk setiap 2,86 juta penerbangan. Walaupun demikian, pesawat juga disebut salah satu moda transportasi paling aman di dunia. Pertanyaan kenapa bisa mengalami kecelakaan?
Lihat juga:Ada Persamaan Komponen Pesawat dan Mobil |
Berdasarkan statistik, mengutip flightdeckfriend.com, sejumlah kecelakaan pesawat di dunia sulit ditemukan penyebabnya. Para penyidik tidak menjelaskan secara gambang penyebab kecelakaan meski Kotak Hitam yang tersimpan di pesawat yang mengalami kecelakaan ditemukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian kecelakaan pesawat tidak pernah terjadi karena satu alasan tertentu, selalu ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan pesawat terbang. Contohnya pilot yang kelelahan, ditambah dengan cuaca buruk dan masalah teknis pesawat.
Lihat juga:Menit-menit Berbahaya Selama Penerbangan |
Masih banyak faktor penyebab pesawat celaka.
Dalam pemberitaan sebelumnya, dalam dunia penerbangan dikenal istilah Critical Eleven. Ada dua periode berbahaya dalam penerbangan pesawat, yaitu waktu tiga menit setelah pesawat lepas landas dan delapan menit sebelum mendarat.
Analis kecelakaan penerbangan menjelaskan selain pilot dan cuaca, penyebab lain yang potensi mencelakakan pesawat adalah ketika takeoff (13 persen), naik ke udara (8 persen), mengudara (27 persen), hendak mendarat atau Decent Initial Approach (17 persen) dan mendarat (38 persen). (mik)