Potensi Besar Pasar Indonesia Hadapi Ekonomi Digital
Senin, 05 Nov 2018 06:29 WIB
Ilustrasi. (REUTERS/Darren Whiteside)
Economist Intelligence Unit (EIU) menjelaskan Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi pelaku usaha karena selain penduduknya yang banyak, negara ini memiliki proyeksi perkembangan jumlah pendapatan konsumen hingga jumlah pengeluaran masyarakat.
Direktur Regional Asia EIU Simon Baptist menjelaskan masyarakat Indonesia akan lebih konsumtif dalam lima tahun ke depan hingga. Baptist mengatakan konsumsi pribadi akan meningkat rata-rata 5,4 persen per tahun dari 2018 ke 2022.
PARALLAX BANNER
300x250
300x250
"Ini akan berpengaruh pada penjualan retail yang akan meningkat rata-rata 10 persen dalam 2018 sampai 2022. Setengahnya itu mengalir ke e-Commerce sektor," kata Baptist.
Selain itu, Baptist juga mengatakan dari 2017 ke 2030, Indonesia akan mengalami peningkatan konsumsi sebesar US$1,3 triliun atau sekitar Rp 19,5 kuadriliun ke angka US$1,9 triliun atau sekitar Rp 28,3 kuadriliun. Angka fantastsi ini disebabkan oleh perkembangan jumlah pendapatan masyarakat Indonesia per tahun.
"Indonesia sangat tinggi mencolok perkembangannya, tidak hanya pasar terbesar tapi juga yang paling berkembang dari jumlah rumah tangga kelas menengah. Sebanyak 20 juta di tahun 2017 kelas menengah akan menjadi 72 pada tahun 2030. Meningkat tiga kali lipat atau 300 persen," kata Baptist.
Baptist mengatakan kategori kelas menengah ini diperuntukkan bagi rumah tangga yang memiliki pendapatan di atas US$10 ribu atau sekitar Rp149 juta per tahun. Baptist meyakini rata-rata pendapatan rumah tangga akan meningkat ke angka US$19ribu atau Rp283 juta pada tahun 2030 dari US$7200 pada 2017 atau sekitar Rp107 juta.
"Ini sangat signifikan perkembangannya," kata Baptist.
Baptist mengatakan pertumbuhan kelas menengah rumah tangga tidak hanya akan terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan, dan Surabaya. Baptist mengatakan pertumbuhan ini juga tersebar di kota-kota lain, tidak hanya di empat kota tersebut.
Oleh karena itu, Baptist mengimbau agar bagi para pelaku usaha digital ekonomi agar tidak memusatkan perhatian hanya ke kota-kota besar.
"Ini tidak hanya soal Jakarta. Jadi, hanya satu dari lima dari total kelas menengah rumah tangga di empat kota tadi. 80 persen sisanya tersebar di kota lain. Ini berbeda dengan negara di Asia Tenggara lain, pertumbuhan kelas menengah Indonesia tidak hanya di kota-kota besar tapi juga di kota lain," kata Baptist. (jnp/age)
STATIC BANNER
300x250
300x250
STATIC BANNER
300x250
300x250
ARTIKEL TERKAIT
STATIC BANNER
300x250
300x250
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
STATIC BANNER
300x250
300x250
Lihat Semua
TERPOPULER
REKOMENDASI UNTUK ANDA
LAINNYA DARI DETIKNETWORK