Pemindai Mata Hilang, Samsung S10 Pakai Ultrasonik

CNN Indonesia | Senin, 05/11/2018 16:36 WIB
Pemindai Mata Hilang, Samsung S10 Pakai Ultrasonik Ilustrasi (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung Galaxy S10 diperkirakan akan memiliki pemindai sidik jari ultrasonik dan menghilangkan pemindai iris mata pada ponsel anyar mereka kelak.

Selain menempatkan pemindai sidik jari ultrasonik, Samsung juga kabarnya menyingkirkan pemindai iris mata mereka dan sepenuhnya bergantung pada pemindai sidik jari semata, seperti di bocoran Ice Universe dalam cuitannya.




Isu soal dihilangkannya pemindai iris mata ini sudah dikonfirmasi oleh dua sumber independen. Dengan dihilangkannya pemindai iris ini Samsung akan lebih leluasa untuk membuat bezel yang lebih tipis atau membuat teknologi pemindai 3D Face, seperti dilansir dari GSMArena.

Mengutip 9to5Google, pemindai ultrasonik Samsung S10 disebutkan bisa memindai sidik jari pada 30 persen area layar dan punya respons yang lebih gegas. Beberapa bocoran menyebut bahwa pemindai sidik jari ultrasonik ini akan menjadi fitur eksklusif Samsung pada kuartal pertama 2019.

Pemindai sidik jari ini juga disebut akan bekerja lebih cepat ketimbang pemindai ponsel lainnya yang ada di pasaran. Dilansir  Ubergizmo, pemindai sidik jari ultrasonik S10 diperkirakan menggunakan sensor sidik jari ultrasonik generasi ketiga milikQualcomm. 

Teknologi pengenal sidik jari ultrasonik memang membuat pemindaian sidik jari tak perlu lokasi khusus. Pada generasi Galaxy sebelumnya, Samsung biasanya menempatkan kotak pemindai sidik jari di belakang ponsel, iPhone juga menempatkan pemindai sidik jari pada tombol home mereka di bagian depan bodi ponsel.

Sebelumnya, pemindai sidik jari sudah diperkenalkan oleh beberapa vendor ponsel yang dikenal dengan teknologi underdisplay atau indisplay fingerprint. Namun sebagian besar teknologi ini mengandalkan cahaya dari layar untuk mengenali sidik jari pengguna.

Sementara pemindai sidik jari ultrasonik menggunakan pantulan gelombang ultrasonik untuk mengenali kontur sidik jari pengguna. Selain itu, sebelumnya fitur ini hanya bisa digunakan jika sidik jari ditempelkan pada area tertentu saja di layar.
(eks/age)