Captiva Mendekati Ajalnya di Indonesia

CNN Indonesia | Jumat, 16/11/2018 07:55 WIB
Captiva Mendekati Ajalnya di Indonesia Chevrolet Captiva model year 2018. (Foto: chevrolet.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produk yang selama ini jadi andalan General Motors (GM) Indonesia, Chevrolet Captiva, tutup usia pada tahun ini. Pihak GM Indonesia memastikan SUV medium itu sudah tidak diimpor lagi dari Korea Selatan.

"Kami sudah tidak impor lagi, tapi yang jelas sih intinya sudah tidak masuk dalam portofolio kami," kata Yuniadi Haksono Hartono Director Communications & External Affairs GM Indonesia, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/11).

Menurut Yuniadi, selama ini GM Indonesia cuma menghabiskan stok unit tersisa di dealer untuk diserap konsumen.


Di dalam situs resmi Chevrolet Indonesia, Captiva sudah tidak masuk lagi dalam daftar produk yang ditawarkan. Saat ini tanpa Captiva, GM Indonesia menawarkan lima produk, yaitu Spark, Orlando, Trax, Trailblazer, dan Colorado.

Menurut Yuniardi, Captiva berhenti dijual karena produksinya dihentikan secara global.

Salah satu indikasi Captiva berhenti diproduksi didapat dari rilis GM Uzbekistan pada 10 September 2018 yang menyatakan perakitannya di fasilitas lokal dihentikan karena mengikuti strategi global untuk pengembangan model.

Pada 12 November 2018, GM meluncurkan generasi terbaru Captiva di Bogota, Kolombia. Model baru ini punya hubungan dengan SUV Baojun 530 yang dijual di China. Baojun 530 merupakan basis SUV baru Wuling yang akan dijual di Indonesia.

Baru satu pilihan mesin yang diketahui pada generasi baru Captiva, yaitu bensin 1.500 cc turbo dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Pada model lama Captiva di Indonesia dibekali mesin diesel 2.000 cc.

"Ya sedang kami pikirkan," kata Yuniadi menanggapi pertanyaan apakah generasi baru Captiva bakal dijual di dalam negeri.

Saat ini sebagai produk substitusi untuk mengisi kekosongan Captiva, Yuniadi menjelaskan pihaknya mendorong menawarkan SUV lebih besar yakni Trailblazer. (fea/mik)