Berdasarkan informasi dari MIAP, pelumas mesin kendaraan dan suku cadang kendaraan palsu kerap ditemukan. Khusus pelumas, kepolisian menemukan tiga merek pelumas yang dipalsukan sepanjang 2018.
Kanit 5 Sub Direktorat Industri dan Perdagangan Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Mabes Polri Ajun Komisaris Besar Sri Hendrawati menjelaskan ketiga merek pelumas itu adalah Castrol, produk Pertamina, dan Shell.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pelumas itu sudah banyak yang dibuat di sini, tapi juga ada yang impor dari Belanda. Cuma untuk parts palsu semua dari China," kata Sri dalam acara diskusi "Penanggulangan Peredaran Produk Palsu/Ilegal Sebagai Upaya Perlindungan Konsumen di Indonesia" di Jakarta Pusat, Kamis (15/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Suzuki Tanggapi Suku Cadang Dianggap Mahal |
Anticounterfeiting Advisor Asia-Pacific INTA Valentina Salmoiraghi mengungkap bahwa pelumas palsu dijual situs jual beli online. Hal tersebut sudah terpantau sejak dua-tiga tahun terakhir.
"Dalam 2-3 tahun terakhir, anggota kami yang bergerak di industri pelumas mengamati adanya peningkatan peredaran pelumas palsu di platform e-commerce Indonesia," tutup Valentina. (ryh/mik)