Tips Otomotif

Cara Kenali Mobil Bekas 'Korban' Banjir

CNN Indonesia | Minggu, 18/11/2018 12:40 WIB
Cara Kenali Mobil Bekas 'Korban' Banjir Ilustrasi mobil korban banjir. (Foto: REUTERS/Charles Platiau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pada bisnis jual mobil bekas, tak sedikit oknum atau pedagang nakal menjual mobil yang sejarahnya pernah terendam banjir tetapi tidak menjelaskan kondisi mobil sebenarnya kepada calon pembeli.

Jangan sampai kita terkecoh dengan tampilan eksterior mobil mulus dan licin, namun interior dan mesinnya pernah terendam air.

Konsumen yang kurang teliti ini akan mendapat masalah dengan mobil di kemudian hari. Jika Anda tidak ingin jadi korban, ada beberapa cara mengenali mobil bekas terendam banjir berdasarkan Toyota Indonesia.


1. Cek lokasi asal mobil

Hal pertama yang penting dan merupakan yang sangat mendasar, Anda dapat mencoba menggali informasi dari STNK pemilik dengan melihat alamat pemilik sebelumnya, dengan begitu kita akan tahu daerah tempat tinggal sang pemilik merupakan salah satu lokasi rawan banjir atau bukan. Memang tidak semua mobil di kawasan rawan banjir pasti pernah terendam, tapi apa salahnya jika sebaiknya kita mempertimbangkan lagi.

2. Periksa bagian bawah, khususnya tromol mobil

Ciri khas yang paling menonjol pada mobil yang pernah terendam banjir akan memiliki cukup banyak karat pada komponen-komponen yang ada pada bagian kolong. Lebih detail lagi, coba cek pada bagian tromol. Biasanya, mobil bekas banjir akan memiliki karat yang cukup relevan pada bagian tromol sampai ke sela-sela.

3. Rasakan aroma kabin

Jangan ragu untuk masuk ke dalam kabin mobil bekas yang akan dibeli, setelah itu rasakan aroma kabin mobil tersebut. Jika tahap ini di rasa normal, kita boleh melewati kewaspadaan ini. Namun jika tercium bau apek atau aroma yang begitu lembab, bau lumpur, sebaiknya curigai jika mobil pernah terendam banjir sampai ke interior. Jika pada kabin sudah tercium bau pengharum ruangan yang menyengat harus semakin waspada pasalnya penjual bisa saja menutupi bau lumpur dan lembab.

4 Periksa bagian karpet mobil

Saat berada di kabin, wajib periksa juga tiap-tiap sudut kabin hingga ke bagian karpet dasar mobil. Jika menurut kita sudah aman, sebaiknya lebih teliti lagi. Coba angkat sedikit pada bagian karpet dan lihat apakah ada kotoran, pasir dan noda bekas banjir. Hal ini harus diperhatikan karena biasanya air yang mengendap terlalu lama tentu akan menimbulkan bekas yang sedikit terlihat di balik karpet dasar.

5. Cek sistem kelistrikan

Dilihat dari sistem kelistrikan mobil tersebut mobil bekas terendam banjir tentu memiliki beberapa masalah. Oleh sebab itu periksa dengan detail semua perangkat dan fitur elektronik yang ada pada mobil tersebut dan pastikan jika tidak bermasalah.

6. Periksa sela-sela karet mobil

Hal yang sering lepas untuk disembunyikan dan banyak yang membeli mobil bekas yaitu bagian karet-karet mobil. Tak hanya karet pintu tetapi juga karet bagasi. Sebaiknya kita memperhatikan bagian karet ini. Jangan ragu untuk mencoba melepas sedikit dan melihat bagian dalam dari karet tersebut. Jika terdapat bercak putih yang nyaris merata, bisa dinyatakan itu kemungkinan besar adalah bekas air dan mobil tersebut pernah terendam banjir.

7. Harga mobil bekas yang tidak wajar

Meskipun sudah tergiur dengan mobil yang akan kita beli namun jangan melupakan pengecekan mobil banjir tersebut. Apalagi jika mobil yang akan dibeli dibanderol (mik/mik)