Edukasi & Fitur

Cara Kerja Fitur Antitabrakan Mobil Jepang Harga Ratusan Juta

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 23:40 WIB
Cara Kerja Fitur Antitabrakan Mobil Jepang Harga Ratusan Juta Interior Mitsubishi Pajero Sport. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil penumpang di atas Rp500 juta dibekali dengan banyak fitur-fitur mutakhir yang tentunya memberikan manfaat kepada para pemiliknya. Fitur-fitur tersebut disajikan bukan sekadar pelengkap, tetapi fitur penunjang keselamatan aktif.

Disebut sebagai keselamatan aktif karena mampu mengantisipasi potensi kecelakaan. Salah satunya fitur keselamatan aktif pada Pajero Sport Dakar 4X4 transmisi otomatis 8 percepatan.

SUV yang dirakit di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat itu telah dilengkapi tiga fitur canggih, yaitu forward collision mitigation system (FCM), ultrasonic mis-acceleration mitigation system (UMS) dan adaptive cruise control (ACC).


FCM adalah sensor pengereman otomatis yang bekerja berdasarkan radar yang mampu mendeteksi benda di depan. Tujuannya mencegah terjadinya tumbukan dengan kendaraan di depan yang terdeteksi oleh radar.

Untuk diketahui, fitur FCM ini bisa diatur mulai dari far, medium, close, dan non aktif. Fitur ini bisa diaktifkan dengan menekan tombol di dasbor sebelah kanan pengemudi. Mode far FCM aktif pada jarak 10 meter dengan kendaraan di depannya.

Kedua UMS, sebuah fitur yang mampu menahan mobil tidak bergerak selama lima detik. Sebuah teknologi canggih untuk mengoperasikan sistem rem guna menghindari benturan akibat kelalaian pengemudi.

Saat dilakukan pengujian di jalan bebas hambatan, fitur ini terbukti sangat sigap menahan laju kendaraan agar tak terjadi tabrakan dengan mobil di depan. Namun sebelum hitungan lima detik selesai, sebaiknya kaki pengendara menekan pedal rem.

CNNIndonesia.com saat mengujinya dengan sengaja tidak menekan pedal rem dalam rentan waktu lima detik, justru mobil bergerak ke depan. Hal ini karena modul mendapat perintah untuk rilis rem. Artinya di balik kecanggihan fitur UMS tersebut juga butuh kaki pengendara. Jangan sampai sistem dengan sendirinya merilis rem tanpa diantisipasi pengendara.

Memang sebelum komputer otomatis memerintah melepas sistem rem, pengemudi akan mendengar suara peringatan untuk segera menekan pedal rem. Suara tersebut diiringi lampu indikator 'brake' menyala pada panel meter di depan pengemudi.

Ketiga adalah ACC sebuah fitur yang mirip dengan cruise control. Sebelum membahas lebih jauh soal ACC, sebaiknya pahami kerja cruise control.

Cruise control adalah sebuah teknologi yang memberikan pengendara kebebasan mengendarai mobil tanpa kaki harus menekan pedal gas. Sementara ACC adalah sebuah teknologi canggih mobil-mobil masa depan yang kecanggihannya melebihi cruise control. Tidak berlebihan jika disebut sebagai fitur semi autopilot.

ACC bisa dinikmati keunggulannya setelah pengendara mengaktifkan fitur ini pada Pajero Sport. Awalnya tekan tombol pengaturan untuk menentukan kecepatan seperti fitur cruise control lain.

Pada fitur cruise control umumnya cuma mampu menjaga kecepatan secara konstan, namun kelebihan ACC mampu menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan sekitar 100 meter di depan berdasarkan pengujian dilakukan CNNIndonesia.com di jalan bebas hambatan.

Fitur ACC benar-benar membuat pengendara bebas mengemudi tanpa menginjak pedal gas dan rem. Mobil yang dilengkapi fitur ini mampu mengekor kendaraan di depannya tanpa takut terjadi tumbukan.

Ketika fitur bekerja membaca kendaraan di depan, komputer akan memberi perintah menahan kecepatan kendaraan. Selanjutnya ACC akan memberi perintah untuk menambah kecepatan jika mobil di depan sudah bergerak lebih cepat lagi.

Batas kecepatan minimal untuk mengaktifkan ACC adalah 40 km per jam. Dengan kata lain, ACC tidak cocok digunakan di kota-kota besar yang padat lalu lintas.

ACC bekerja aktif pada batas kecepatan 40 km per jam.ACC bekerja aktif pada batas kecepatan 40 km per jam. (Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
(mik)


BACA JUGA