Diberitakan AFP, otoritas Jepang dipercaya akan mengajukan tuduhan baru buat Ghosn pada Senin (10/12). Berdasarkan hukum di Jepang, tersangka bisa ditahan beberapa kali atas tuduhan berbeda, dengan begitu jaksa mampu menginterogasi Ghosn lebih lama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghons telah menyangkal tuduhan kepadanya, yaitu melaporkan pendapatan yang salah dan menyalahgunakan aset Nissan buat kepentingan pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Nissan Bakal 'Recall' 150 ribu Unit Mobil |
Walau begitu Ghosn komplain tentang suhu di Tokyo sekitar 5 derajat Celcius. Dia banyak menghabiskan waktu dengan membaca buku dan berita serta dilaporkan tidak senang dengan makanan berbahan nasi.
19 November
Ghosn ditangkap di Bandara Haneda oleh investigator dari Tokyo District Public Prosecutors Office. Tangan kanan sekaligus petinggi Nissan lainnya, Greg Kelly juga ditangkap.
Ghosn dituduh menyalahi laporan pendapatannya antara 2010 dan 2015. Ghosn dan Kelly menyangkal tuduhan itu. Penangkapan Ghosn telah diperpanjang hingga 10 Desember.
20 November
Setelah rapat darurat para direksi, Renault menyatakan Thierry Bollore mengambil alih jabatan Ghosn sebagai CEO. Renault menjelaskan Ghosn "sementara tidak punya kapasitas" dan melakukan audit internal pada pendapatan Ghosn beberapa hari setelahnya.
22 November
Direksi Nissan memutuskan memecat Ghosn sebagai Chairman.
26 November
Rapat para eksekutif Mitsubishi memutuskan menyingkirkan Ghosn sebagai Chairman.
29 November
Renault, Nissan, dan Mitsubishi menyatakan tetap berkomitmen pada aliansi. Ghosn merupakan tokoh besar otomotif yang dikenal karena prestasinya menyatukan ketiga perusahaan tersebut.
10 Desember
Ghosn dipercaya bakal dikenai tuduhan baru yang membuatnya bakal tetap di bui hingga 22 hari ke depan.
(fea)