Strategi APM Tahan Harga Usik Penjualan Mobil Bekas

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/12/2018 14:02 WIB
Strategi APM Tahan Harga Usik Penjualan Mobil Bekas Tahun ini, penjualan mobil bekas Mobil88 diprediksi sebanyak 21 ribu unit, atau naik dari tahun lalu yang sebesar 20 ribu unit. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan mobil bekas Mobil88 pada 2018 disebut terusik dengan perilaku agen pemegang merek (APM) yang menahan harga jual kendaraan baru meski dihantam anjloknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar AS.

Chief Operating Mobil88 Halomoan Fischer mengatakan bahwa harapan produsen mobil menaikkan harga jual kendaraan setinggi mungkin justru tidak terjadi. Akibatnya konsumen tetap membeli kendaraan baru, dan mobil bekas tidak bisa bersaing di pasar.

"Jadi kalau ditanya apa sih pengaruhnya dengan dolar dan penjualan mobil bekas? Ya tidak terasa bagi kami di Mobil88," kata Fischer di Jakarta Selatan, Selasa (18/12).


Rupiah sempat melemah hingga tembus Rp15 ribu per dolar AS. Seperti kita ketahui banyak APM yang menahan harga jual mobil barunya. Kondisi ini diperparah ketika sejumlah APM memberlakukan diskon harga mobil baru yang ujungnya kian menekan industri mobil bekas.

Dikatakan Fischer, meski APM menaikkan harga jual kendaraan disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah, namun kenaikannya tidak signifikan dilihat dari kacamata konsumen mobil baru. Seperti Toyota, merek asal Jepang ini cuma mengerek harga jual mobilnya mulai Rp1,5 juta sampai Rp4 juta.

Sementara Daihatsu, sebagai APM besar tidak memberlakukan kenaikan harga sepanjang 2018.

"Pengalaman tahun-tahun sebelumnya saat kenaikan dolar biasanya akan berimbas positif ke mobil bekas. Logikanya kan kandungan mobil masih banyak impor, nah ongkos produksi pasti naik dan berimbas kepada harga jual," ucapnya.

"Karena hal itu biasanya akan nambah konsumen karena harga mobil bekas tidak naik. Tapi tahun ini spesial, kenapa? Karena dolar naik tapi harga mobil baru beberapa tipe naik, tapi kebanyakan tidak naik dan diskonnya malah menarik," ungkap Fischer.

Tahun ini, penjualan mobil bekas Mobil88 diprediksi sebanyak 21 ribu unit, atau naik dari tahun lalu yang sebesar 20 ribu unit. Untuk periode Januari-November 2018, Mobil88 baru melego 19.200 unit.

"Penjualan di Mobil88 (2018) memang naik lima persen dari 2017. Tapi kok bisa? Jadi pada saat pasar tidak bergerak positif, kami harus membuat Mobil88 lebih baik dari pemain yang lain. Jadi tahun ini kami dorong itu terus," tutup Fischer. (ryh/mik)


BACA JUGA