Tip Otomotif

Cara Bereskan Abu Vulkanis di Bodi Mobil

CNN Indonesia | Sabtu, 29/12/2018 18:04 WIB
Cara Bereskan Abu Vulkanis di Bodi Mobil Ilustrasi mobil terselimuti abu vulkanis. (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Abu vulkanis yang diakibatkan aktivitas Gunung Anak Krakatau bukan cuma berbahaya bagi keselamatan dan kesehatan, tetapi juga bisa jadi mengancam kendaraan. Abu vulkanis lebih jahat dari abu biasa yang ditemui di kawasan perkotaan.

Abu vulkanis terbentuk dari material berupa potongan kecil batuan bergigi, mineral, dan kaca. Ukurannya sekitar 2 mm atau 0,8 inci, bahkan bisa lebih kecil dari itu. Partikelnya terasa seperti tekstur pasir.

Karakter partikel abu vulkanis yang seperti itu bisa merusak kendaraan bila bergesekan dengan bodi atau kaca. Buat kendaraan yang ditempeli abu vulkanis disarankan tidak gegabah membersihkannya.


Kepala Bengkel Daihatsu Pangeran Jayakarta Dolf Valentino menjelaskan asal pemilik tau cara penanganan sebenarnya abu vulkanis tidak begitu masalah.

Hal pertama yang mesti dipahami, jelas Dolf, abu vulkanis tidak boleh langsung digosok. Cara menghilangkannya disiram air sampai semua kotoran rontok ke bawah.

Kata Dolf, ini juga berlaku jika debu sudah mengeras akibat terkena embun dan kemudian terpapar matahari. Dia menyarankan hanya boleh boleh disiram, jangan diusap.

"Maka dari ini semprotkan beberapa kali dengan air biasa saja," kata Dolf saat dihubungi, Sabtu (29/12).

Setelah dirasa debu sudah rontok semua, ia mengatakan pemilik mobil bisa mulai menggosok mobilnya menggunakan sampo. Tapi upayakan sampo yang dipakai punya kadar keasaman (PH/Potential Hydrogen) rendah.

"Setelah dirasa memang sudah bisa digosok maka siapkan material cuci dengan shampo yang PH rendah buat mengatasi debu tadi," ucapnya.

Sementara untuk mesin, ia mengatakan abu vulkanik tidak akan mengganggu sektor mesin. Jika pun abu masuk, dikatakan hanya sampai ke saringan udara saat mobil dinyalakan. Kita dapat membersihkannya cukup menggunakan air biasa.

"Menurut saya debu ini kan bukan merendam mobil yah sedangkan mesin kan di dalam kabin, di ruangan mesin yang tertutup kap mesin juga," kata Dolf.

Sebagai tambahan untuk Anda yang tinggal di kawasan Gunung Merapi aktif, upayakan membungkus kendaraan dengan penutup mobil jika diparkir di luar ruangan. Cara ini setidaknya dapat melindungi mobil kesayangan Anda dari hujan abu vulkanis. (ryh/fea)


BACA JUGA