Mobil Tes Otonom Dilempari Batu di Arizona

CNN Indonesia | Sabtu, 05/01/2019 03:50 WIB
Mobil Tes Otonom Dilempari Batu di Arizona Mobil otonom Chrysler Pacifica Hybrid milik Waymo. (Foto: Waymo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengujian mobil otonom di Amerika Serikat mendapat perlawanan keras dari warga Arizona. Salah satu mobil otonom yang lagi dites jalan, Chrysler Pacifica karya Waymo, mendapat perlawanan keras dari masyarakat Arizona.

Setidaknya 21 insiden serangan warga telah terjadi selama dua tahun terakhir, termasuk merusak ban dan melempari batu, menurut laporan New York Times.

Bukan hanya upaya fisik, ada juga cerita serangan lain misalnya tiba-tiba Pacifica dihadang mobil lain atau sengaja berulah di depan jalur. Pacifica menggunakan teknologi artificial intelligence dengan banyak sensor mengarah ke depan untuk sistem otonom.


Situasi berbahaya lain yang terjadi yaitu saat seseorang yang digambarkan pihak kepolisian "mabuk berat" memutuskan berdiri di tengah jalan persis di depan arah Pacifica melaju. Aksi orang itu dikatakan karena tidak mau lagi mobil otonom ada di sekitar. Selain itu pengemudi Pacifica juga pernah dilambaikan senjata revolver kaliber 22.


Tes Mobil Otonom Dilempari Batu di ArizonaMobil otonom Chrysler Pacifica Hybrid milik Waymo. (Foto: Courtesy of Waymo)
Waymo, anak perusahaan Google yang khusus mengembangkan teknologi otonom, telah memutuskan mengubah rute pengujian. Sampai saat ini Waymo menolak mengambil tindakan hukum kepada para penyerang karena takut bakal mengganggu pengetesan di Arizona.

Pacifica, van yang sudah dimodifikasi Waymo dengan berbagai macam sensor dan perangkat lunak untuk kerja otonom telah diperkenalkan pada 2016. Meski berkendara bisa dilakukan tanpa sopir, perusahaan tetap menugaskan seseorang untuk mengawasi jalannya sistem sekaligus mengatasi berbagai situasi yang mungkin terjadi. (fea)