Ghosn telah ditahan oleh otoritas Jepang sejak 19 November lalu terkait dugaan penyelewengan keuangan yang dia lakukan pada Nissan. Sejak ditangkap Ghosn sudah menerima berbagai dakwaan yang membuatnya terus ditahan hingga 11 Januari 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Dia bisa) bilang ke jaksa penuntut bahwa dia menentang dakwaan atau sebaliknya dia bisa mengaku dan dibebaskan. Selama tujuh pekan keputusan dia sudah jelas," ucap Anthony disitat dari AFP, Senin (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak otoritas Jepang saat ini sedang mengejar tiga penyelidikan berbeda pada Ghosn, termasuk soal penyalahgunaan keuangan saat menjabat sebagai chairman Nissan.
Ghosn dicurigai berkonspirasi dengan tangan kanannya, direktur Nissan Greg Kelly, untuk menyembunyikan sekitar setengah pendapatan Ghosn (sekitar US$44 juta) dari 2010.
Selain itu Ghosn dan Kelly diduga sengaja merendahkan laporan gaji Ghosn sekitar 4 juta yen untuk menghindari kritikan bahwa total gaji Ghosn terlalu besar.
"Dia siap membela dirinya sendiri dengan penuh semangat dan dia sangat fokus pada tujuan merespons tuduhan yang diberikan kepadanya. Dia sangat tenang," kata Anthony.
Menurut Anthony momen itu sangat dinanti karena bakal jadi yang pertama kali Ghosn bicara di depan orang banyak terkait perkara ini. Disebut kemungkinan banyak orang akan terkejut setelah mendengar versi Ghosn.
Anthony mengatakan saat pengadilan digelar, Ghosn bakal menghadiri dengan tangan diborgol dan mengenakan seragam tahahan. Dia bakal diberikan waktu 10 menit untuk bicara.
Ghosn diungkap telah kehilangan berat badan 10 kg setelah ditangkap. Dalam penahanan Ghosn disebut lebih banyak membaca buku. (fea)