Jam Tersibuk Saat Malam Pergantian Tahun versi Grab

CNN Indonesia | Senin, 07/01/2019 12:22 WIB
Jam Tersibuk Saat Malam Pergantian Tahun versi Grab Ilustrasi Grab. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Momen pergantian tahun kerap dirayakan di seluruh dunia dan dimanfaatkan untuk keluar rumah menikmati suasana malam. Tren ini berimbas pada lonjakan pesanan transportasi berbasis aplikasi seperti Grab yang naik berkali-kali lipat.

Menurut catatan Grab, dibandingkan hari-hari biasa lonjakan pemesanan tertinggi terjadi pada pukul 22.00-23.00 WIB. Tujuannya tak lain ke pusat keramaian untuk merayakan malam pergantian tahun.

Lonjakan gelombang pesanan kembali meningkat saat mereka kembali ke rumah antara pukul 01.00-02.00 dini hari.


"Kami bukan saja melihat jumlah pesanan tertinggi setelah tengah malam, namun juga lonjakan pesanan tertinggi dibandingkan pada hari Selasa biasa," tulis Grab dalam keterangan resmi.

Lonjakan pesanan di Jakarta pada Senin naik 1,9 kali di tengah malam dan 7 kali pada Selasa dini hari. Yangon merupakan kota yang mengalami peningkatan paling tinggi di antara kota lain di Asia Tenggara, besaran lonjakan meningkat 3,2 kali dan 19,7 kali saat malam Tahun Baru 2019.

Di Bangkok, lonjakan pesanan dibandingkan Senin biasa mencapai 2,7 kali sedangkan waktu pulangnya besaran lonjakan 15,2 kali dibandingkan Selasa biasa. Hanoi juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni 2 kali lipat dibanding Senin biasa dan 10,6 kali dibanding Selasa biasa.

Kendati demikian, pengemudi yang mendapatkan pesanan tertinggi justru berada di Klang Valley, Kuala Lumpur, Malaysia. Pengemudi mengantongi 26 pesanan sejak pukul 17.00 hingga tengah malam pada 31 Desember 2018.

Jumlah tersebut lebih tinggi ketimbang Bangkok dan Singapura dengan pendapatan pesanan tertinggi pengemudinya 24 pesanan, Metro Manila dan Hanoi di angka 23 pesanan dan Indonesia di angka 19 pesanan.

Selain itu, Grab menerima pesanan sebanyak 31.465 perjalanan sepanjang Tahun Baru dan terjadi 9,75 juta pesan yang dikirimkan melalui GrabChat antara pukul 17.00 hingga tengah malam pada 31 Desember 2018, termasuk foto dan pesan suara.

"Dengan asumsi bahwa tiap perjalanan ditempuh dengan 1 penumpang dan mitra pengemudi mereka, artinya ada lebih dari 63.000 orang telah menikmati momen pergantian tahun mereka dalam perjalanan bersama Grab," kata dia. (kst)