Menurut catatan Grab, dibandingkan hari-hari biasa lonjakan pemesanan tertinggi terjadi pada pukul 22.00-23.00 WIB. Tujuannya tak lain ke pusat keramaian untuk merayakan malam pergantian tahun.
Lonjakan gelombang pesanan kembali meningkat saat mereka kembali ke rumah antara pukul 01.00-02.00 dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan pesanan di Jakarta pada Senin naik 1,9 kali di tengah malam dan 7 kali pada Selasa dini hari. Yangon merupakan kota yang mengalami peningkatan paling tinggi di antara kota lain di Asia Tenggara, besaran lonjakan meningkat 3,2 kali dan 19,7 kali saat malam Tahun Baru 2019.
Kendati demikian, pengemudi yang mendapatkan pesanan tertinggi justru berada di Klang Valley, Kuala Lumpur, Malaysia. Pengemudi mengantongi 26 pesanan sejak pukul 17.00 hingga tengah malam pada 31 Desember 2018.
Selain itu, Grab menerima pesanan sebanyak 31.465 perjalanan sepanjang Tahun Baru dan terjadi 9,75 juta pesan yang dikirimkan melalui GrabChat antara pukul 17.00 hingga tengah malam pada 31 Desember 2018, termasuk foto dan pesan suara.
"Dengan asumsi bahwa tiap perjalanan ditempuh dengan 1 penumpang dan mitra pengemudi mereka, artinya ada lebih dari 63.000 orang telah menikmati momen pergantian tahun mereka dalam perjalanan bersama Grab," kata dia. (kst/evn)