Tips Otomotif

Merawat Motor Setelah 'Touring' Jarak Jauh

ray, CNN Indonesia | Minggu, 17/02/2019 16:06 WIB
Merawat Motor Setelah 'Touring' Jarak Jauh Khusus untuk pengguna matik sebaiknya melakukan pengecekan pada bagian CVT. (Foto: Journalist Max Community)
Jakarta, CNN Indonesia -- Touring seperti menjadi agenda wajib bagi para pengguna motor. Agenda jalan-jalan ini umumnya bergerak secara bersama-sama dengan rekan sesama komunitas untuk menempuh perjalanan jauh sesuai tempat yang telah disepakati.

Menyiksa motor dengan menempuh perjalanan jauh mengendarai 'kuda besi' memang mengasyikan, namun kita sebagai pemilik harus mengerti bahwa motor butuh perhatian khusus setelah perjalanan selesai.

Dalam ulasan kali ini, CNNIndonesia.com ingin menjabarkan perawatan motor setelah menempuh 1.500 km perjalanan.



Dalam kondisi tersebut, bagian motor yang perlu dicek adalah kekencangan rantai dan kondisi pelumas rantai. Selain itu, cek juga saringan udara karena bagian itu dipastikan terpapar debu dalam perjalanan.

Setelah itu pemilik motor juga disarankan memperhatikan pelumas mesin. Jika kondisi oli sudah tidak bagus atau cair, sebaiknya ganti dengan pelumas mesin yang baru. Cari spesifikasi pelumas yang sesuai dengan kondisi mesin.

Untuk rantai, bersihkan bagian permukaan dari kotoran yang menempel. Setelahnya cek ketegangan rantai, jika terasa kendur, kencangkan kembali dengan jarak main antara 2-3 sentimeter.

Perhatian Khusus untuk Jarak Tempuh di Atas 2.000 Km

Semakin jauh jarak yang ditempuh misal di atas 2.000 km, pengecekan harus diperluas.

Mengutip situs resmi Suzuki Indonesia, pemilik juga harus mengecek kondisi kampas rem depan dan belakang. Cek kondisi bahan bakar jika selama perjalanan kita sempat menuangkan bahan bakar yang tidak sesuai dengan kondisi mesin.

Sebagai tambahan, untuk pengguna matik sebaiknya melakukan pengecekan pada CVT. Bagian penggerak itu kemungkinan bisa 'lemah' setelah ditempa berhari-hari menempuh perjalanan.

Sementara bagi pemilik motor sport, disarankan untuk memeriksa area komstir atau kemudi yang kadang bermasalah setelah motor dipakai untuk menempuh perjalanan jauh. Motor yang punya masalah komstir dipastikan handling sepeda motor terganggu dan mengurangi kenyamanan berkendara. (ryh/mik)