Kominfo Identifikasi 771 Hoaks, Isu Politik Mendominasi

CNN Indonesia | Kamis, 07/03/2019 06:22 WIB
Kominfo Identifikasi 771 Hoaks, Isu Politik Mendominasi Ilustrasi hoaks. (Foto: ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat telah mengidentifikasi 771 hoaks, kabar bohong, dan berita palsu selama Agustus 2018 hingga Februari 2019.

Plt Biro Humas Kemenkominfo Fredinandus Setu mengatakan jika konten hoaks yang beredar terus bertambah jumlahnya dari bulan ke bulan.

Pria yang karib disapa Nando ini mengatakan dari keseluruhan kontek hoaks yang diverifikasi dan divalidasi tim AIS ada 181 konten terkait isu politik.


Konten-konten hoaks tersebut terkait partai politik peserta Pemilu 2019, termasuk konten menyerang pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 dan 02.

Tim AIS Subdit Pengendalian Konten Ditjen Aplikasi Informatika mengidentifikasi 25 konten hoaks pada Agustus 2018. Sebulan berikutnya, angka ini melonjak menjadi 27 hoaks.

Sementara pada Oktober dan November masing-masing tercatat ada 53 dan 63 hoaks. Jelang penutup tahun 2018, jumlah hoaks meningkat menjadi 75 konten pada Desember.

"Peningkatan jumlah konten hoaks sangat signifikan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2019. Sebanyak 175 konten hoaks yang berhasil diverifikasi oleh Tim AIS Kemkominfo," terang pria yang kerap disapa Nando dalam keterangan resmi.

Ia menerangkan jika jumlah tersebut meningkat dua kali lipat pada Februari 2019 menjadi 353 hoaks.

Disamping isu politik, tercatat ada 126 hoaks isu kesehatan, 119 hoaks isu pemerintahan, 110 hoaks berisi fitnah terhadap individu, 59 hoaks terkait kejahatan, 50 hoaks isu agama, 21 hoaks isu internasional, 19 konten hoaks penipuan dan perdagangan, 3 hoaks isu pendidikan.

[Gambas:Video CNN] (evn/evn)